Mohammad Resha Pratama -detikSepakbola
Laga kandang perdanaZinedine ZidanebersamaTimnas Prancisberakhir imbang. Zidane meminta anak asuhnya langsung fokus ke laga kontraBelgia.
Zidane memimpin Prancis di Stade de France menghadapi Italia, Sabtu (3/10/2026) dini hari WIB, dalam lanjutan matchday ketiga Grup 1UEFA Nations League 2026/2027.
Zidane mendapat sambutan meriah dari pendukung Prancis yang sudah lama menantikan dirinya. Begitu nama Zidane disebut oleh announcer, suporter meneriakkan 'Zidane!'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maklum saja Zidane adalah legenda Prancis dan dia mencetak dua gol di stadion ini saat mengalahkan Brasil di final Piala Dunia 1998. Sayangnya, sambutan meriah fans itu gagal berbuah kemenangan untuk Prancis.
Prancis sempat unggul duluan di menit ke-55 lewat Michael Olise, sebelum Alessandro Bastoni menyamakan skor di menit ke-68. Prancis bahkan kehilangan Dayot Upamecano yang dikartumerah pada menit ke-85.
Skor 1-1 menutup laga tersebut dan Prancis gagal menang di debut kandang Zidane.
"Saya sangat tersentuh dengan sambutan itu. Kami inginnya memberikan kemenangan untuk fans di stadion, untuk seluruh negeri. Tapi, itu tidak terjadi malam ini," ujar Zidane seperti dikutipTribuna.
Prancis akan mengakhiri rangkaian jeda internasional dengan menjamu Belgia di tempat yang sama, Selasa (6/10) dini hari WIB besok. Zidane ingin Prancis lekas bangkit dan meraih tiga poin di laga itu.
"Kami akan istirahat dan bersiap untuk laga keempat nanti, serta coba memenanginya," sambungnya.