Vincent Kompany Pingsan Saat Awasi Latihan Bayern Munchen, Dilarikan ke Rumah Sakit

Vincent Kompany Pingsan Saat Awasi Latihan Bayern Munchen, Dilarikan ke Rumah Sakit

Pelatih Bayern, Vincent Kompany, pingsan saat memantau latihan tim cadangan. Klub menyebut ia dirawat di RS dan tugasnya sementara diambil staf.

Pelatih Bayern, Vincent Kompany, pingsan saat memantau latihan tim cadangan. Klub menyebut ia dirawat di RS dan tugasnya sementara diambil staf.

Liputan6.com, Jakarta -Vincent Kompanydilarikan ke rumah sakit setelah pingsan ketika memantau sesi latihan tim cadanganBayern Munchenpada Jumat (23/10/2026). Klub memastikan pelatih berusia 40 tahun itu memerlukan penanganan medis setelah insiden tersebut.

Dalam sepekan terakhir, juru taktik asal Belgia ini diketahui berjuang melawan infeksi virus yang memengaruhi kondisi kakinya. Meski begitu, Kompany tetap mendampingi Bayern Munchen pada laga Liga Champions melawan Arsenal, Kamis (22/10/2026) dini hari WIB.

Pihak klub menyatakan Kompany saat ini menjalani serangkaian pemeriksaan menyeluruh di rumah sakit dan tetap berada dalam pengawasan tim medis.

"Kompany sedang menjalani pemeriksaan menyeluruh di rumah sakit dan akan tetap mendapatkan perawatan medis," demikian pernyataan resmi Bayern Munchen, seperti dikutip dariESPN.

Direktur olahraga Bayern Munchen, Max Eberl, menegaskan klub memberi waktu penuh bagi Vincent Kompany untuk memulihkan kondisi. Ia memastikan seluruh dukungan medis disiapkan hingga sang pelatih benar-benar pulih.

"Kesehatan Vincent Kompany adalah prioritas utama kami. Kami di FC Bayern akan melakukan segala yang kami bisa untuk memastikan dia segera pulih," ujar Eberl dalam pernyataan resmi klub.

"Vinnie mendapatkan seluruh perawatan dan dukungan medis yang diperlukan, serta waktu sebanyak yang dia butuhkan. Tim kepelatihannya akan mengambil alih tugas-tugasnya. Kami semua di FC Bayern mendoakan agar Vinnie segera pulih," lanjutnya.

Tanda-tanda ketidakbugaran Kompany sudah terlihat saat Bayern menang 6-1 atas RB Leipzig di Bundesliga pada Sabtu (17/10/2026). Ia tampak kurang bersemangat dan lebih banyak duduk di pinggir lapangan.

Saat itu, Eberl mengungkapkan Kompany sedang berjuang melawan infeksi virus sekaligus mengalami cedera pinggul. Pelatih tersebut bahkan dikabarkan membutuhkan bantuan untuk menaiki tangga, indikasi bahwa kondisinya belum sepenuhnya prima.

Gangguan kesehatan yang dialami Kompany membuat sebagian tugasnya dialihkan kepada asisten pelatih, Aaron Danks, menjelang duel kontra Arsenal. Danks mengambil alih sesi latihan dan tugas media pada Selasa (20/10/2026).

"Kondisi tersebut terkadang memengaruhi kakinya dan dia merasakan sedikit rasa sakit," kata Danks.

"Ini hanya virus. Para dokter dan ahli tentu jauh lebih memahami kondisi ini dibandingkan saya. Hal terpenting yang terus kami tekankan adalah dia harus beristirahat dan mengambil waktu yang dibutuhkan, berapa pun lamanya," imbuhnya.

Setelah pertandingan melawan Arsenal pada Rabu (21/10/2026), Kompany mengakui sempat memaksakan diri untuk tetap bekerja meski sedang sakit. Ia menyadari telah mengabaikan sinyal dari tubuhnya dan terus beraktivitas hingga akhirnya kondisinya memerlukan perhatian medis lebih serius.

Ikuti berita bola terbaru diSport Liputan6

Babak Final Piala Panglima TNI 2026 Jadi Ajang Atlet Muda Kejar Mimpi Meraih Juara