Viktor Gyokeres mengakhiri puasa gol bersama Swedia dan bicara soal kritik di Arsenal. Ia juga mengungkap komunikasi dengan Mikel Arteta.
Liputan6.com, Jakarta -Viktor Gyokeresakhirnya mencetak gol pertamanya musim ini bersama TimnasSwediasetelah melewati periode sulit diArsenal. Penyerang The Gunners itu menjadi penentu kemenangan 2-1 Swedia atasRumaniadalam ajangUEFA Nations Leaguepada Sabtu, 26 September 2026 dini hari WIB.
Gol tersebut menjadi momentum penting bagi Gyokeres setelah mendapat sorotan karena minim kesempatan bermain bersama Arsenal. Ia lebih sering berada di belakang Kai Havertz dalam persaingan posisi penyerang tengah pada awal musim ini.
Gyokeres mencetak gol setelah memanfaatkan bola rebound dalam pertandingan yang berlangsung di Solna. Gol tersebut sekaligus menjadi gol kompetitif pertamanya sejak mencetak gol ke gawang Tunisia pada laga pembuka Piala Dunia musim panas lalu.
Setelah mengakhiri paceklik gol, Gyokeres juga berbicara mengenai kritik yang diterimanya di Inggris. Ia menegaskan tidak ingin terlalu memikirkan pemberitaan negatif dan memilih berkonsentrasi ketika mendapat kesempatan bermain.
Gyokeres mengaku senang bisa kembali mencatatkan namanya di papan skor. Ia menilai gol tersebut tercipta berkat posisi yang tepat saat Lucas Bergvall melepaskan tembakan.
"Selalu menyenangkan bisa mencetak gol. Itu penyelesaian yang bagus dari Lucas dan saya berada di posisi yang bagus di tiang jauh," kata Gyokeres seperti dikutipFotbollskanalen.
"Saya menerima bola itu dan berhasil memasukkannya, jadi rasanya menyenangkan. Menyenangkan bisa bermain dan pertandingan tadi juga menyenangkan," lanjutnya.
Performa Gyokeres bersama Arsenal membuatnya mendapat kritik dari media Inggris setelah belum mampu menunjukkan ketajaman seperti musim sebelumnya. Namun, pemain asal Swedia itu mengaku tidak ingin terpengaruh oleh berbagai pemberitaan mengenai dirinya.
Gyokeres memahami bahwa seorang penyerang akan selalu mendapat pujian ketika mencetak gol dan kritik ketika gagal memenuhi ekspektasi. Karena itu, ia memilih tidak membaca atau memikirkan terlalu banyak penilaian dari luar lapangan.
"Jika kritiknya banyak dan Anda membacanya, tentu Anda bisa terpengaruh, tetapi itu bukan sesuatu yang saya lakukan. Jika Anda tampil bagus, Anda mendapat pujian, dan jika Anda tidak mencetak gol sebagai penyerang serta bermain seperti yang mereka harapkan, akan ada kritik," ujar Gyokeres.
Ikuti berita bola terbaru diSport Liputan6
Evaluasi 5 Pemain Baru Arsenal: Guimaraes Belum Maksimal
Arsenal Segera Perpanjang Kontrak Declan Rice, Gaji Tembus Rp5,9 Miliar per Pekan
Arsenal Lepas Max Dowman di Januari 2027?
"Memang seperti itu untuk semua pesepak bola. Semuanya bisa naik dan turun. Itu normal," tegasnya.