Mourinho Nyaris Membayar Mahal Keputusan-keputusannya
Real Madrid berhasil melewati jebakan tuan rumah Elche pada waktu-waktu akhir, sekaligus memicu kekhawatiran para pendukungnya menjelang laga derby yang dinantikan melawan Atletico Madrid pada Minggu mendatang.
Real Madrid sebenarnya sedang menuju kemenangan mudah, namun justru mempersulit dirinya sendiri dan meraih 3 poin dengan susah payah lewat skor 3-2, pada Selasa malam ini di Stadion "Manuel Martinez Valero" dalam pekan keenam Liga Spanyol.
Real Madrid naik ke peringkat kedua setelah menambah koleksi poinnya menjadi 15 poin, unggul selisih gol di belakang pemuncak klasemen Barcelona, dengan catatan bahwa Barca bisa memperlebar jarak jika menang atas Racing Santander besok Rabu.
Ini adalah kemenangan kelima Real Madrid musim ini, berbanding satu-satunya kekalahan yang mereka terima pada pekan keempat di tangan Real Betis di kandang lawan.
Sebaliknya, poin Elche membeku di angka dua saja pada posisi juru kunci.
Real Madrid melanjutkan penderitaannya dalam pertandingan Liga Spanyol di kandang lawan, bahkan meski meraih kemenangan.
Dalam 9 pertandingan terakhir yang dimainkan Real Madrid di kandang lawan pada La Liga, sebelum laga melawan Elche, mereka tersandung sebanyak 5 kali, dengan kekalahan pada 4 kesempatan, yang terbaru melawan Real Betis, serta sekali imbang, sementara tim nyaris lolos dari kekalahan kelima hari ini.
Yang menarik, Real Madrid akan bertandang menghadapi tetangga sekotanya di Stadion "Metropolitano" dalam ujian baru jauh dari "Santiago Bernabeu", hal yang menambah kekhawatiran di samping menurunnya penampilan pada babak kedua laga hari ini.
Jose Mourinho, pelatih Real Madrid, melakukan sejumlah perubahan pada susunan pemainnya dibandingkan pertandingan sebelumnya, yang paling menonjol adalah mengeluarkan Jude Bellingham dan mengandalkan Arda Guler, serta memainkan Aurelien Tchouameni di lini tengah setelah absen cukup lama dengan mengorbankan Bernardo Silva, di samping mengistirahatkan Denzel Dumfries yang biasa bermain di posisi bek kanan.
Tidak hanya itu, Mourinho juga memutuskan mengistirahatkan sisa pemainnya setelah unggul pada babak kedua, di mana ia menarik keluar Vinicius Junior dan Arda Guler demi laga derby.
Namun ia mendapati dirinya bermain imbang dengan dua gol pada menit-menit akhir pertandingan, sebelum diselamatkan oleh pemain pengganti Carlos Espi.
Barangkali pelatih asal Portugal itu lebih memilih mengistirahatkan sejumlah pemainnya sebelum laga penting melawan Atletico Madrid.
Real Madrid memulai pertandingan dengan tekanan serangan kuat kepada tuan rumah, sebagaimana diperkirakan, dan nyaris mencetak gol cepat di lebih dari satu kesempatan, andai bukan karena kecerobohan para pemainnya di depan gawang.
Real Madrid menunggu hingga menit ke-26 untuk mencetak gol pertamanya melalui gol bunuh diri kiper Elche Matias Dituro, setelah tendangan indah pemain Turki Arda Guler dari tendangan bebas langsung yang membentur tiang kanan, sebelum menyentuh kiper dan bersarang di jala.
Tujuh menit kemudian, Kylian Mbappe memperkokoh keunggulan tim ibu kota itu dengan gol kedua setelah umpan silang mendatar yang dilepaskan pendatang baru Yan Diomande, dalam kontribusi gol pertama bintang asal Pantai Gading itu.
Real Madrid melanjutkan tekanannya, dan empat menit sebelum berakhirnya babak pertama, Mbappe kembali menggetarkan jala namun wasit Gil Manzano menolak mengesahkan gol tersebut dengan alasan posisi offside bintang Prancis itu saat Fede Valverde melepaskan umpan terobosan yang menembus pertahanan Elche.
Penampilan Real Madrid menurun secara mencolok pada babak kedua, dan Mourinho melakukan pergantian yang tampak bertujuan mengistirahatkan sisa pemainnya, hingga akhirnya menerima hukuman berupa gol yang memperkecil ketertinggalan dari tuan rumah.
Pada menit ke-71, Abiel Osorio melompat menyambut bola silang yang dilepaskan rekannya Lucas Cepeda dengan mudah ke gawang Thibaut Courtois, tanpa mendapat gangguan dari siapa pun, saat pertahanan Real Madrid lengah.
Elche menyamakan kedudukan pada menit ke-82 lewat gol yang dicetak Fernando Nino, yang tidak menemui kesulitan menembakkan bola ke sudut jauh yang tak terjangkau oleh Thibaut Courtois.
Ketika semua orang bersiap mengakhiri pertandingan dengan hasil imbang, pemain pengganti Carlos Espi muncul untuk mencetak gol kemenangan pada masa tambahan waktu babak kedua, setelah umpan mendatar terukur dari Mbappe.
Ini bukan kali pertama pendatang baru itu berperan sebagai penyelamat, karena sebelumnya ia telah memberikan Real Madrid kemenangan di detik-detik akhir dengan cara yang sama melawan Espanyol pada pekan pembuka.
Saat itu penyerang muda Spanyol tersebut masuk pada sepuluh menit terakhir, ketika skor menunjukkan angka imbang 1-1, dan mencetak gol penentu kemenangan.