Apa yang terjadi setelah El Clasico?
Menit-menit terakhir El Clasico antara Al Hilal dan Al Ittihad berubah menjadi pemandangan panas, setelah pecah krisis antara para pemain Al Ittihad dan wasit pertandingan Khalid Al Turais, menyusul tiupan peluit panjang tanda berakhirnya laga yang mempertemukan kedua tim pada Sabtu malam, dalam rangkaian persaingan pekan kedelapan Liga Roshn Saudi, yang berakhir dengan kemenangan Al Hilal dengan skor 3-2.
Al Hilal menambah koleksi poinnya menjadi 21 poin di puncak klasemen, sementara perolehan poin Al Ittihad terhenti di angka 17 poin di posisi kedua, dan menelan kekalahan pertamanya di liga pada musim ini. Namun kejadian-kejadian yang mengiringi usainya pertandingan merebut sorotan dari hasil akhir, setelah sejumlah pemain Al Ittihad melakukan protes penuh amarah terhadap tim perangkat wasit.
Baca juga: Video: Roket En-Nesyri mengejutkan Bono, dan pelukan ala Maroko di El Clasico
Kisah ini bermula pada detik-detik terakhir, ketika Ali Lajami, bek Al Hilal, menunda-nunda pelaksanaan lemparan ke dalam, yang memicu protes para pemain Al Ittihad yang menilai bahwa waktu yang dialokasikan untuk melanjutkan permainan telah melampaui batasnya. Pemain asal Maroko, Youssef En-Nesyri, menghampiri untuk memprotes hakim garis, bersamaan dengan protes-protes lain dari para pemain Al Ittihad terhadap wasit lapangan Khalid Al Turais.
AFC Champions League Elite
AFC Champions League Elite
Alih-alih mengubah keputusan lemparan ke dalam menjadi milik Al Hilal, Al Turais justru meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, hal yang semakin menambah kemarahan para pemain Al Ittihad, yang berhamburan untuk memprotes wasit dan memperdebatkan dengannya mengenai apa yang terjadi pada momen-momen terakhir, di tengah suasana penuh ketegangan yang mengiringi kekalahan tim mereka di El Clasico.
Situasi kian memanas dengan masuknya kiper Al Ittihad, Predrag Rajkovic, ke dalam cekcok dengan Al Turais, hingga keadaan sampai pada upaya untuk terlibat baku hantam dengannya, sebelum para petugas keamanan turun tangan untuk meredam ketegangan dan mengamankan keluarnya wasit dari lapangan pertandingan, dalam sebuah pemandangan yang menimbulkan pertanyaan mengenai apa yang mungkin menjadi konsekuensi dari tindakan para pemain setelah berakhirnya laga.
Kejadian-kejadian yang terjadi di akhir El Clasico diperkirakan akan menjalani peninjauan dari pihak-pihak yang berwenang, berdasarkan laporan wasit dan laporan-laporan resmi pertandingan, di tengah kemungkinan dijatuhkannya sanksi disiplin kepada mereka yang terlibat dalam cekcok tersebut. Dengan demikian, dampak kekalahan Al Ittihad tidak berhenti pada hilangnya tiga poin, melainkan merembet hingga ke krisis baru yang bisa jadi menyita perhatian lanskap olahraga Saudi dalam beberapa hari ke depan.