KOMPAS.com- Persebaya Surabaya berhasil jadi juara Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Bandung pada partai final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam WIB.
Laga berlangsung sengit hingga waktu normal berakhir dengan skor 1-1. Persebaya akhirnya memastikan gelar lewat adu penalti dengan kemenangan 6-5.
Trofi tersebut menjadi gelar pertama Bajul Ijo sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Presiden.
Meski timnya keluar sebagai juara,pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, tetap memberikan penghormatan kepada Persib.
Menurut pelatih asal Portugal itu, Maung Bandung juga tampil baik dan pantas mendapat apresiasi atas perjuangannya di final.
"Dan untuk Persib, mereka juga berjuang, mereka juga layak," ujar Tavares usai pertandingan.
"Sayangnya hanya satu yang bisa menang."
Tavares juga menyampaikan harapannya agar Persib mampu mencatat hasil positif di kompetisi Asia.
Baca juga:Kapten Persib Tak Kecewa Kalah oleh Persebaya di Final Piala Presiden 2026
Persib dijadwalkan tampil pada babak kualifikasi AFC Champions League Two (ACL 2) menghadapi Manila Diggers di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 31 Agustus 2026.
"Saya ucapkan semoga sukses di kompetisi AFC."
"Karena itu penting bagi Indonesia untuk mengumpulkan poin," imbuhnya.
PelatihPersib Bandung, Igor Tolic, mengaku tetap bangga terhadap semangat para pemain dan dukungan Bobotoh sepanjangPiala Presiden 2026.
Menurutnya, suporter selalu memberikan motivasi meski tim menghadapi berbagai tantangan selama turnamen.
"Saya pikir di sepanjang turnamen ini kami selalu memikirkan para fans (Bobotoh)," ujar Tolic.
"Kami punya banyak masalah yang harus ditangani, tapi saat kami di Bandung, kami memainkan tiga pertandingan dengan sepenuh hati."