Ungguli Bek Al Nassr, Talenta Roshn Saudi League Bersinar di Malam Kekalahan Rekan-Rekan Ronaldo

Ungguli Bek Al Nassr, Talenta Roshn Saudi League Bersinar di Malam Kekalahan Rekan-Rekan Ronaldo

Bintang dunia tampil menawan

Bintang dunia tampil menawan

Pada malam ketika kesalahan-kesalahan Al Nassr berubah menjadi mimpi buruk di hadapan Al Ain dari Uni Emirat Arab, muncul nama seorang pemain muda yang tak banyak diperkirakan akan mencuri sebagian sorotan. Rakan Al Ghamdi, talenta dari Dawri Joy, mendapati dirinya menghadapi ujian sulit dalam salah satu pertandingan terberat tim musim ini, namun ia keluar dengan angka-angka yang mencolok kendati minim pengalaman dan tak banyak mendapatkan kesempatan bersama tim utama.

Ange Postecoglou memutuskan untuk menurunkan Al Ghamdi menggantikan Saad Al Nasser pada awal babak kedua, dalam upaya menata ulang permainan Al Nassr setelah tim tampil buruk selama babak pertama. Yang menarik, Al Ghamdi tidak bermain di posisi biasanya, sebab ia adalah gelandang serang dan terkadang bisa bermain sebagai sayap, bukan bek kiri pada dasarnya.

Meski terdapat perbedaan pengalaman yang besar, Rakan Al Ghamdi berhasil selama penampilannya mengungguli Saad Al Nasser dalam sejumlah angka, di mana ia menyentuh bola sebanyak 43 kali berbanding 29 kali milik Al Nasser, ia juga melepaskan 21 umpan akurat berbanding 14, dengan akurasi umpan mencapai 81% berbanding 74%.

Baca juga:"Memprihatinkan": Suporter Al Nassr Mengejutkan Ronaldo dan Menuntut Kepala Postecoglou

Al Ghamdi juga menciptakan sebuah peluang gol selama penampilannya, di saat Al Nasser tak mampu menciptakan peluang apa pun, sementara talenta muda itu mencatatkan 3 kontribusi bertahan berbanding dua milik rekannya, serta melakukan dua tekel sukses berbanding satu tekel milik Al Nasser.

Anda dapat mendiskusikan berbagai topik dan berita secara lebih mendalam di forum "Kooora"

Angka-angka tersebut juga membawa keunggulan yang jelas bagi Al Ghamdi dalam beberapa detail individu, sebab ia tidak kehilangan bola selama penampilannya, berbanding Al Nasser yang kehilangan bola dua kali, ia juga berhasil memenangkan 100% dari duel-duel darat yang dijalaninya, dibandingkan 50% milik bek Al Nassr.

Yang menarik pula, Al Ghamdi melakukan nol kesalahan, sementara Al Nasser melakukan satu kesalahan, sehingga penampilan singkatnya memberikan gambaran positif bagi seorang pemain muda yang tiba-tiba mendapati dirinya berhadapan dengan salah satu tim terkuat Uni Emirat Arab, dan dalam pertandingan di mana Al Nassr menderita baik pada level bertahan maupun menyerang.

Meski membandingkan seorang gelandang serang dengan bek kiri tidak sepenuhnya adil karena perbedaan posisi dan tugas, kemunculan Rakan Al Ghamdi dengan gambaran seperti ini membuka pintu bagi sebuah pertanyaan penting di internal Al Nassr: apakah tim ini memiliki talenta yang mampu mendapatkan kesempatan lebih besar di masa depan? Mungkin malam melawan Al Ain terasa berat bagi Al Alami, namun sebaliknya, malam itu membawa sebuah isyarat cemerlang dari salah satu talenta Dawri Joy.