Mantan pelatih Bundesliga itu terjebak di papan bawah klasemen Liga Primer Inggris bersama tim barunya. Belum terlihat tanda-tanda kemajuan. Setelah kekalahan terbaru, Glasner melontarkan kata-kata keras.
"Jika kalah dalam empat dari lima pertandingan, itu tidak cukup bagus," kata pelatih asal Austria itu setelah kekalahan 0-2 di kandang FC Brentford pada Sabtu. "Sekarang saatnya kami mengubah berbagai hal, saatnya saya mengubah berbagai hal, dan itulah yang akan kami lakukan."
Glasner mengisyaratkan akan mengambil sikap lebih tegas di internal tim. Ia "merasa dalam beberapa hal mungkin terlalu banyak berkompromi". Kini ia akan menentukan "apa yang ingin kami lakukan, apa yang harus kami lakukan".
Ia kemudian bicara lebih tegas dan tanpa ragu meminta para pemain bintangnya bertanggung jawab. "Jika para pemain ikut berjuang, saya yakin keadaan bisa berbalik. Jika tidak, akan datang manajer keenam."
Glasner menyinggung kemungkinan dirinya dipecat jika krisis performa berlanjut, serta fakta bahwa Forest sudah lima kali berganti pelatih sejak kembali promosi pada 2022. Ia juga memisahkan situasi pribadinya sepenuhnya dari situasi tim.
"Bagi saya, itu tidak membawa konsekuensi apa pun. Saya rasa itu terlihat jelas. Saya pulang ke rumah dan sarapan bersama keluarga," ujar pria berusia 52 tahun itu.
Namun, semangat pelatih asal Austria itu sama sekali belum padam. Menurutnya, proyek Forest juga belum bisa dinyatakan gagal.
Ini adalah "situasi sial*** yang sama seperti tahun lalu, maaf atas kata-kata saya," kata Glasner. "Jadi, berbagai hal harus diubah dan dibangun kembali dari bawah. Itu sangat jelas bagi saya dan itulah yang akan saya lakukan. Tanpa kompromi. Sama sekali! Sama sekali! Dan jika itu tidak berhasil, mereka akan memberi tahu saya."
Menarik untuk melihat bagaimana pernyataan sang manajer diterima para petinggi klub, yakni ketua dewan Tom Cartledge dan pemilik klub, miliarder asal Yunani Evangelos Marinakis. Begitu pula para pemain, yang sejauh musim ini baru meraih satu kemenangan dalam pertandingan resmi.
Kemenangan itu diraih pada 12 September, dengan skor 2-0 di kandang Aston Villa. Sebelum dan sesudahnya, Forest menelan total enam kekalahan: lima di liga dan satu saat tersingkir dari League Cup. Pada musim panas, Glasner pindah ke Forest setelah hanya dua tahun bersama Crystal Palace di London. Bersama Palace, ia memenangi Piala FA, Piala Super Inggris, dan UEFA Conference League. Sebelumnya, ia meraih banyak kesuksesan di Bundesliga bersama VfL Wolfsburg dan Eintracht Frankfurt.