Tuntas di Asia, Timnas Minifootball Indonesia Langsung Bidik Piala Dunia 2027

Tuntas di Asia, Timnas Minifootball Indonesia Langsung Bidik Piala Dunia 2027

Suara.com -Tim NasionalMinifootballIndonesiatelah menuntaskan perjuangannya di Asian Minifootball Championship (ANMC) Asia Cup 2026. Setelah gagal melangkah ke final dan finis di peringkat keempat, skuad Garuda kini mulai mengalihkan perhatian ke Piala Dunia Minifootball 2027.

Suara.com -Tim NasionalMinifootballIndonesiatelah menuntaskan perjuangannya di Asian Minifootball Championship (ANMC) Asia Cup 2026. Setelah gagal melangkah ke final dan finis di peringkat keempat, skuad Garuda kini mulai mengalihkan perhatian ke Piala Dunia Minifootball 2027.

Indonesia sebelumnya sudah memastikan tiket ke Piala Dunia 2027 setelah berhasil mencapai babak semifinal ANMC Asia Cup 2026. Kelolosan tersebut menjadi modal penting bagi tim untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi persaingan di level dunia.

PelatihTimnas Minifootball Indonesia, Indra Kurnia Purnomo, mengatakan evaluasi akan dilakukan setelah seluruh rangkaian pertandingan di turnamen Asia tersebut selesai.

Evaluasi tidak hanya menyangkut aspek teknis seperti set play. Tim pelatih juga akan membenahi berbagai elemen lain yang dinilai masih perlu ditingkatkan sebelum Indonesia tampil di Piala Dunia tahun depan.

“Evaluasi sudah pasti ya, bukan hanya terkait set play, tetapi ada banyak elemen yang harus kami evaluasi untuk bisa menaikan level di Piala Dunia 2027 nanti,” ujar Indra.

Perjalanan Indonesia di ANMC Asia Cup 2026 diawali dengan kemenangan telak atas Bangladesh. Bermain pada laga pembuka Grup A, skuad Garuda sukses mengamankan kemenangan dengan skor 8-1.

Indonesia kemudian kembali meraih tiga poin pada pertandingan berikutnya. Irak tidak hadir dalam pertandingan sehingga Indonesia dinyatakan menang 5-0 melalui walkover.

Hasil positif berlanjut ketika Indonesia menghadapi India. Tampil dominan, skuad Garuda menutup pertandingan dengan kemenangan besar 9-0.

Tiga hasil tersebut membuat Indonesia berada dalam posisi kuat untuk melaju ke babak semifinal. Namun, persaingan untuk menjadi juara Grup A harus ditentukan melalui pertandingan melawan Thailand.

Indonesia akhirnya kalah tipis 0-1 dari Thailand. Hasil tersebut membuat Thailand mengakhiri fase grup sebagai juara Grup A dengan koleksi 12 poin, sementara Indonesia berada di posisi kedua dengan sembilan poin.

Sebagai runner-up Grup A, Indonesia kemudian bertemu Uzbekistan pada babak semifinal. Pertandingan berlangsung di ASIOP Stadium, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Indonesia harus mengakui keunggulan Uzbekistan dengan skor 0-2. Uzbekistan mencetak satu gol pada masing-masing babak untuk memastikan langkah ke final sekaligus menghentikan perjuangan Indonesia menuju partai puncak.

Indonesia kemudian menghadapi Uni Emirat Arab (UEA) dalam pertandingan perebutan tempat ketiga pada Jumat (18/9/2026). Namun, hasil positif kembali gagal diraih sehingga Indonesia harus puas menempati peringkat keempat.

Indra mengakui hasil yang diraih Indonesia menjadi tanggung jawabnya sebagai pelatih. Ia juga menyampaikan permintaan maaf karena belum mampu membawa tim meraih hasil terbaik.

“Atas nama semua pemain dan pribadi saya meminta maaf karena belum bisa memberikan hasil terbaik untuk Indonesia di turnamen kali ini. Sebagai pelatih saya bertanggung jawab penuh atas hasil dari setiap pertandingan,” kata Indra.