Para pemain Bayern Munchen memanfaatkan jeda internasional dengan lebih dulu berkunjung ke Oktoberfest. Michael Olise kembali menjadi sorotan.
Harry Kane sedang dalam suasana perayaan. "Ini seharusnya," yakinnya, "menjadi akhir pekan yang menyenangkan." Namun, sang pemecah rekor gol jelas bukan satu-satunya orang yang merasa kunjungan tradisional Bayern Munich ke Wiesn datang pada saat yang tepat. Sebelum jeda internasional dimulai, perayaan lebih dulu digelar pada Minggu sore. Ada cukup banyak alasan untuk itu setelah pesta gol melawan Union Berlin (7-0).
Bahwa Bayern untuk sementara hanya berada di posisi kedua klasemen di belakang Borussia Dortmund? Itu paling lambat bisa dibereskan saat duel pada 31 Oktober. "Kami sangat santai," kata bos klub Jan-Christian Dreesen soal itu saat kunjungan ke Oktoberfest: "Soal itu kami benar-benar santai. Kami adalah pengejar Dortmund dan kami akan memburu mereka." Setelah menang 7-0, tambah patron klub Uli Hoeneß, untuk sementara ini "semuanya baik-baik saja".
Yang siap merayakan bukan hanya Kane, yang dalam laga Bundesliga ke-98-nya memecahkan batas 100 gol dengan kecepatan rekor berkat dua gol dan kini telah mengoleksi 101 gol. Jamal Musiala juga berada dalam suasana hati yang sangat baik, setelah ia mencetak "gol pembuka" melawan tim asal Köpenick itu pada menit ke-18. "Saya merasa sangat baik," katanya dengan jelas penuh kebahagiaan setelah penampilan pertamanya selama 90 menit sejak Maret, lalu menambahkan: "Saya menantikan apa yang akan datang." Itu terutama berlaku untuk perjalanannya menuju tim DFB pada Minggu malam ke Herzogenaurach.
Tokoh utama di balik pertunjukan sebelum jeda internasional itu sekali lagi adalah sosok yang tampaknya tidak menyukai perayaan, setidaknya di depan publik. Michael Olise untuk pertama kalinya mencetak hat-trick bagi Bayern Munich, meski itu sebenarnya belum cukup menggambarkan betapa luar biasanya penampilan dia sekali lagi. "Dia pemain hebat," puji Musiala. Ya, sambung Kane, "dia pemain yang mengesankan", tetapi bukan hanya itu: "Dia punya karakter yang sangat baik."
Dan Olise tidak akan menjadi Olise jika di Oktoberfest pun ia tidak menampilkan penampilan yang cukup unik. Ia memang mengenakan busana tradisional Bayern yang wajib dalam edisi Bayern Munich, tetapi memadukannya dengan topi biru Smurf dengan tanda silang ungu. Ia juga membiarkan rambutnya jatuh menutupi wajah, sehingga hanya sedikit bagian wajahnya yang terlihat.
Bagaimanapun juga. Di Bayern Munich, mereka menerima Olise apa adanya. Bahkan pelatih Vincent Kompany, yang secara umum tidak dikenal sebagai sosok yang berlebihan dalam mengekspresikan diri, tak bisa menahan diri untuk memuji pemain Prancis yang dianggap tanpa emosi itu. Yang membuatnya begitu terkesan pada Olise adalah "paket keseluruhan", katanya. "Bukan hanya pesepak bolanya" yang membuatnya terkesan, "tetapi juga seperti apa dirinya sebagai manusia." Di lapangan, tambah Kompany, "dia tetap pada jalurnya, dia sudah bermain di level ini selama hampir dua setengah tahun." Dan level itu, tegas Musiala, "luar biasa".
Karena pemain baru Ismael Saibari juga mencetak gol pertamanya untuk Bayern setelah masuk sebagai pemain pengganti di sayap kiri, dan Serge Gnabry melakukan comeback tepat waktu sebelum laga-laga internasional, anggota dewan olahraga Max Eberl pun berada dalam suasana hati terbaik. "Saya rasa, semuanya tak bisa berjalan lebih baik lagi," katanya, lalu menegaskan: "Kami ingin masuk ke jeda internasional dengan hasil yang mengesankan. Kami berhasil melakukannya."
Bahkan Kompany, yang biasanya tampak begitu tenang, nyaris tak bisa menyembunyikan betapa cocoknya Wiesn baginya, terutama karena ia benar-benar bisa menikmatinya berkat jeda internasional. "Saya ingin ke sana," katanya, "karena itu adalah waktu yang baik bersama keluarga dan teman-teman. Saya hanya ingin melakukan sesuatu yang normal." Waktu yang akan datang, yang untuk sementara relatif bebas dari pekerjaan, akan memberinya "energi ekstra": "Dan setelah itu fokus penuh akan tertuju pada fase berikutnya."
Bagaimanapun, ada target untuk memenangi treble.