Tjaronn Chery bangga dengan penampilan NEC melawan Olympiakos. Pada leg pertama putaran kualifikasi ketiga Liga Champions, laga di tanah Yunani berakhir 0-0. Sebuah hasil apik dari NEC, yang menjalani persiapan pramusim yang tidak tenang.
Hal itu semuanya berkaitan dengan Kodai Sano, yang batal tampil untuk duel tersebut pada saat-saat terakhir. Gelandang asal Jepang itu mencapai kesepakatan dengan PSV soal transfernya, sehingga ia memutuskan untuk tidak bermain. Kepada Dick Schreuder, ia sebelumnya menjelaskan pada hari yang sama bahwa dirinya tidak ingin bermain.
“Ya, pada akhirnya tentu kami memang tahu bahwa ada banyak minat terhadap Sano,” kata Chery saat berbicara dengan Noa Vahle diZiggo Sport. “Kami tahu bahwa PSV sudah sangat dekat dengan kesepakatan, jadi pada akhirnya saya sepenuhnya memahami anak itu.”
“Besok dia akan pergi ke PSV untuk menjalani tes medis dan pada akhirnya dia tidak ingin mengambil risiko mengalami cedera malam ini. Kami semua sepenuhnya memahami itu,” ujar Chery, yang berarti tidak menyalahkan rekan setimnya tersebut.
Jamiro Monteiro ditunjuk pada saat-saat terakhir sebagai pengganti Sano di lini tengah. “Dia bermain dengan sangat baik,” nilai Chery. “Jadi kami juga sudah mendatangkan kembali pemain-pemain bagus.”
“Saya pikir Anda bisa melihat bahwa kami adalah tim yang sangat bagus,” kata sang kapten dengan bangga saat menatap kembali hasil imbang melawan Olympiakos. “Pelatih tentu masih ingin menambah beberapa pemain lagi dan pasti juga masih akan ada beberapa pemain yang pergi, tetapi pada akhirnya kami memiliki direksi yang bagus yang akan menangani itu. Jadi kami tidak takut soal itu.”
Karena itu, bukan rahasia lagi bahwa Sami Ouaissa masih ingin mewujudkan transfer pada musim panas ini. Sang pemain menunggu pendekatan dari Feyenoord, tetapi klub Rotterdam itu untuk sementara masih menunggu. Kemungkinan besar direktur teknik Dévy Rigaux baru akan bergerak ketika Anis Hadj Moussa dijual.