Apakah ada kesepakatan dengan Mourinho?
Presiden La Liga,Javier Tebas, kembali membela dirinya menyusul polemik yang dipicu perbandingan yang ia buat antara gaya komunikasi saluran televisi Real Madrid dengan metode propaganda yang dijalankan Joseph Goebbels, menteri propaganda Nazi.
Tebas menanggapi Jose Manuel Rodriguez Uribes, Presiden Dewan Tinggi Olahraga Spanyol, yang menuntutnya untuk menarik kembali pernyataannya dan meminta maaf kepada klub Real Madrid.
Dalam unggahan baru di platform X, Tebas menegaskanbahwa perbandingannya hanya terbatas pada metode propaganda, dan tidak mencakup ideologi Nazi ataupun suporter Real Madrid.
Untuk mendukung sikapnya, ia mengumpulkan sejumlah contoh artikel surat kabar, tulisan editorial, serta pernyataan para pejabat politik yang menggunakan figur Goebbels untuk menganalisis atau mengkritik gaya komunikasi.
Dalam tanggapannya, Tebas berkata: "Sungguh kebetulan bahwa Mourinho dan Anda sama-sama muncul membicarakan soal permintaan maaf, bukan? Pasti ini soal telepati tingkat tinggi."