Alwi Farhan tak berlarut di euforia emas beregu. Setelah pemulihan sehari, ia menyingkirkan Kenta Nishimoto 21-12, 21-10 dan menuju babak 16 besar.
Liputan6.com, Jakarta -Usai mengantar Tim Merah Putih merebut emas beregu putraAsian Games 2026,Alwi Farhanmemilih tidak larut dalam selebrasi. Tunggal putra berusia 23 tahun itu segera mengalihkan fokus ke nomor perorangan.
Setelah mengambil satu hari untuk pemulihan, Alwi kembali turun bertanding pada Sabtu (26/9/2026).
Di laga pembuka tunggal putra, ia menantang wakil tuan rumah, Kenta Nishimoto, dan menang dua gim langsung 21-12, 21-10 dalam 39 menit.
"Euforianya memang belum selesai, tapi sudah harus fokus lagi. Kembali berjuang dari nol lagi. So pasti harus all-out, habis-habisan," ujar Alwi setelah pertandingan, seperti dikutip dari Antara.
Alwi mengakui raihan emas beregu menjadi suntikan kepercayaan diri, namun ia menyadari persaingan di nomor tunggal menghadirkan tantangan yang berbeda.
Saat berhadapan dengan Nishimoto, modal mental itu membuatnya tampil lebih percaya diri. Ia juga menilai performa lawannya tidak sama seperti beberapa tahun sebelumnya.
"Memang tidak mudah, tetapi saya tahu dia sudah tidak dalam performa terbaik seperti tahun-tahun sebelumnya. Situasi itu yang saya manfaatkan," kata Alwi.
Hasil tersebut memastikan langkah Alwi ke babak 16 besar tunggal putra Asian Games 2026.
Pada fase ini, ia dijadwalkan menantang wakil Malaysia, Leong Jun Hao, pada Sabtu malam.
Indonesia juga masih memiliki Jonatan Christie di sektor tunggal putra. Jonatan melangkah ke babak 16 besar dan akan menghadapi pemain Sri Lanka, Pulikkutty Arachchilage Nettasinghe.
Setelah merasakan emas beregu, Alwi kini kembali memburu capaian dari nomor individu.
Ikuti berita bola terbaru diSport Liputan6
Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026: Thailand Pimpin Grup B, Vietnam Ungguli Filipina