Tak Akan Bergerak Sebelum September: Apa Rahasia di Balik Sikap Diam Arab Saudi dalam Krisis Infantino?

Tak Akan Bergerak Sebelum September: Apa Rahasia di Balik Sikap Diam Arab Saudi dalam Krisis Infantino?

Laporan-laporan Ungkap Kisah di Balik Layar

Laporan-laporan Ungkap Kisah di Balik Layar

Sejumlah laporan media mengungkap alasan di balik sikap diam Federasi Sepak Bola Arab Saudi terhadap krisis yang dihadapi Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Gianni Infantino, yang kini terancam kehilangan jabatannya setelah gagalnya proyek privatisasi Piala Dunia.

Jurnalis Inggris Ben Jacobs menjelaskan pada hari Rabu ini bahwa penyebabnya sebagian berkaitan dengan pemilihan yang akan berlangsung di dalam Federasi Sepak Bola Arab Saudi pada akhir bulan Agustus ini.

Menurut sumber yang sama, Federasi Arab Saudi akan menggelar sidang umum luar biasa pada 30 Agustus untuk memilih presiden baru sebagai pengganti Yasser Al-Misehal, yang mengajukan pengunduran dirinya setelah tersingkirnya timnas Arab Saudi dari Piala Dunia 2026.

Ben Jacobs menambahkan bahwa agenda pemilihan ini merupakan salah satu alasan utama di balik belum diumumkannya sikap resmi Arab Saudi terkait masa depan Infantino, di tengah meningkatnya tekanan yang menuntut agar ia tidak mencalonkan diri untuk periode baru sebagai pimpinan FIFA.

Jacobs, mengutip sejumlah pejabat tinggi Arab Saudi, menunjukkan bahwa terdapat penolakan di dalam lingkaran sepak bola Arab Saudi terhadap keberlanjutan Infantino di jabatannya, namun sikap resmi kemungkinan besar baru akan jelas sebelum bulan September, setelah berakhirnya pemilihan di dalam Federasi Arab Saudi.

Perkembangan ini terjadi di saat Presiden FIFA menghadapi tekanan yang kian meningkat dari sejumlah federasi benua dan federasi nasional, menyusul dibatalkannya proyek penjualan sebagian saham hak komersial turnamen-turnamen Federasi Internasional. Proyek tersebut menuai gelombang kritik yang luas dan menyebabkan menurunnya dukungan yang sebelumnya ia peroleh di berbagai kalangan sepak bola.

Pukulan Eropa: Usulan Infantino kembali ditolak