Bonek menggalang donasi masker untuk korban karhutla saat pertandingan Persebaya di Surabaya.
Bobotoh membentangkan spanduk kritik kerusakan lingkungan pada laga Persib di Bandung.
Aksi suporter sepak bola Indonesia menjadi wadah kepedulian atas bencana karhutla nasional.
Suara.com -Suporter sepak bolaIndonesia mulai menyuarakan kepedulian terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah, mulai dari Sumatera hinggaKalimantan. Bonek danBobotohmenjadi dua kelompok suporter yang menunjukkan kepedulian tersebut melalui aksi nyata maupun pesan yang dibentangkan di stadion.
Bonek, suporter Persebaya Surabaya, menginisiasi gerakan kemanusiaan dengan menggalang donasi masker bagi masyarakat terdampak karhutla.
Sementara itu, Bobotoh menyampaikan pesan lingkungan melalui sejumlah spanduk saat Persib Bandung menjamu Persik Kediri dalam laga Super League musim ini.
Aksi Bonek dilakukan saat Persebaya menjamu PSS Sleman yang berkesudahan imbang 2-2 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (18/10/2026).
Melalui kampanye bertajuk One Man One Mask, Bonek mengajak suporter yang hadir di stadion untuk membawa masker dan menyumbangkannya bagi warga yang membutuhkan.
Gerakan ini lahir dari kesepakatan sejumlah komunitas Bonek yang sebelumnya berkumpul untuk membahas mekanisme pengumpulan dan distribusi masker.
Laga kandang Persebaya dipilih sebagai salah satu titik pengumpulan karena menjadi momentum berkumpulnya banyak suporter, termasuk pendukung PSS yang datang ke Surabaya.
Melalui gerakan One Man One Mask, Bonek berupaya mengajak suporter mengubah kepedulian menjadi aksi nyata.
Masker yang terkumpul nantinya akan disalurkan kepada masyarakat terdampak sesuai mekanisme distribusi yang disiapkan komunitas.
Bobotoh Bentangkan Spanduk Protes Karhutla
Tak hanya Bonek, kepedulian terhadap bencana karhutla juga disuarakan Bobotoh, pendukung Persib Bandung.
Saat Persib menjamu Persik Kediri di Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung, Minggu (18/10/2026), Bobotoh di Tribune Utara membentangkan tiga spanduk yang menyoroti persoalan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.
Spanduk tersebut bertuliskan "All Eyes On Karhutla", "No Forest No Future Fk Greed", serta "Langit Seharusnya Biru".
Pantauan di lapangan, ketiga spanduk itu dibentangkan di bagian tengah Tribune Utara sejak pertandingan belum dimulai.
Pesan yang disampaikan menyoroti kerusakan lingkungan akibat kebakaran hutan yang terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Sumatera dan Kalimantan.