Suara.com -Timnas IndonesiaU-15 menutup babak kualifikasi dengan catatan produktivitas yang menonjol di kawasan ASEAN.
Garuda Muda mengoleksi 15 gol dengan selisih gol +7, menjadikannya salah satu tim paling tajam di kawasan Asia Tenggara.
Berdasarkan catatan statistik, selisih gol Indonesia menjadi yang terbaik kedua di ASEAN, hanya kalah dari Malaysia yang mencatatkan +8.
Sementara itu, Malaysia memimpin klasemen performa ASEAN dengan 10 poin, disusul Vietnam dan Thailand yang sama-sama mengumpulkan sembilan poin.
Indonesia Tutup Fase Grup dengan Kemenangan 6-1
Catatan produktivitas Indonesia diperkuat kemenangan telak 6-1 atas Burundi U-15 pada pertandingan kelima Grup GPiala Duniadan Festival U-15 2026 di Hovsan Competition Complex, Senin (26/10/2026) malam WIB.
Kemenangan tersebut menjadi penutup positif bagi skuad asuhan Furqon Alqatiri setelah melewati lima pertandingan fase grup. Indonesia mengakhiri persaingan Grup G dengan tujuh poin dari dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan.
Gol-gol Indonesia ke gawang Burundi dicetak oleh Muhammad Hariri Maulana, Rendra Maulana, Reganatha Harfi Maulana, Muhammad Nazar Alfiansyah, serta satu gol bunuh diri pemain lawan.
Catatan Lima Pertandingan Indonesia
Perjalanan Garuda Muda di Grup G diwarnai hasil yang beragam.
Timnas Indonesia mengawali turnamen dengan kemenangan besar 7-1 atas Fiji U-15, sebelum kalah 0-3 dari Wales U-15.
Indonesia kemudian bermain imbang 1-1 melawan Bangladesh U-15 dan takluk 1-2 dari Portugal U-15.
Kemenangan 6-1 atas Burundi menjadi respons positif setelah kekalahan dari Portugal sekaligus menambah produktivitas gol Garuda Muda.
Dari lima pertandingan tersebut, Indonesia mencetak total 15 gol dan kebobolan tujuh gol, sehingga membukukan selisih gol +8 berdasarkan hasil pertandingan yang tercantum.
Indonesia Berada di Posisi Ketiga Grup G