Statistik mentereng, Adeyemi buktikan kejelian taruhan Flick di malam kemenangan tujuh gol tanpa balas

Statistik mentereng, Adeyemi buktikan kejelian taruhan Flick di malam kemenangan tujuh gol tanpa balas

Berkontribusi besar dalam kemenangan telak

Berkontribusi besar dalam kemenangan telak

Sebuah laporan media pada hari Kamis ini memuji penampilan pemain Barcelona asal Jerman, Karim Adeyemi, dalam malam kemenangan telak timnya atas Racing Santander (7/2) di Liga Spanyol.

Surat kabar "Mundo Deportivo" menulis: "Ia tersenyum. Ia berlari. Ia banyak berlari, tanpa henti. Kecepatan adalah salah satu kekuatannya. Ia menikmatinya. Dan para pendukung Camp Nou pun terbawa oleh semangat ini."

Karim Adeyemi (24 tahun) kembali ke lapangan sepak bola dengan senyum lebar, dan mengubah kemenangan telak atas Racing Santander menjadi kesempatan lain untuk membuktikan dirinya.

Pemain Jerman itu tidak mencetak gol dalam pertandingan yang berakhir dengan skor 7-2, tetapi ia menampilkan performa yang layak untuk festival sepak bola yang berlangsung di stadion Barcelona.

Adeyemi melepaskan 8 tembakan, ditambah 6 dribel sukses, menciptakan 4 peluang mencetak gol, 5 kali merebut bola, dua umpan silang, memperoleh dua tendangan penalti, memberikan satu assist, dan yang terpenting dari semuanya, selalu ada perasaan bahwa setiap kali ia menerima bola, sesuatu bisa saja terjadi.

Anda dapat membahas topik dan berita ini secara lebih mendalam di forum Kooora

Angka-angka berbicara dengan sendirinya. Sejak menit pertama, ia tampil cemerlang, dan kecepatannya membuka lapangan, menguras pertahanan Racing, serta mengubah sayap kiri menjadi jalan tol ketika ia bertukar umpan dengan Cancelo.

Pemain Jerman itu menyerang ruang-ruang kosong — persis seperti yang dianjurkan Flick — melewati para bek, mengubah tempo permainan, dan menghancurkan pertahanan yang berjuang keras untuk bertahan menghadapi gempuran Barcelona.

Ia mendapat peluang emas setelah umpan terobosan dari Pedri. Ia menguasai bola dan mencungkilnya melewati Agirrezabala dengan tembakan menukik yang melewati sisi tiang gawang.

Gol itu tidak tercipta, tetapi ia melakukan segala hal lainnya. Dribel, menciptakan peluang, pelanggaran yang menguntungkannya, dan energi luar biasa yang membakar semangat para pendukung.

Adeyemi memperoleh dua tendangan penalti karena setiap lari cepatnya menjadi sebuah ancaman. Yang kedua datang setelah lari cepatnya yang lain, ketika ia dijatuhkan oleh Iker Luque di dalam kotak penalti.

Dan ketika pertandingan seolah sudah selesai, Adeyemi masih memiliki satu sentuhan magis terakhir. Pada menit ke-89, ia merebut bola, melaju, melewati bek yang menjaganya, lalu menusuk ke dalam kotak penalti dan mengoper bola kepada Lamine Yamal, yang menggetarkan jala gawang.

Namun, urusan tidak berhenti sampai di situ. Pada masa tambahan waktu, ia nyaris mencetak gol indah dengan sentuhan akrobatik, sehingga penonton Camp Nou menyambut aksi itu dengan tepuk tangan meriah.

Penyerang Jerman itu menyelesaikan 74 sentuhan bola dalam pertandingan, terlibat dalam 42 umpan dengan tingkat keberhasilan 85,7%, menguasai bola lima kali, dan memperoleh empat pelanggaran.

Ia bukan sekadar pemain sayap yang menunggu menerima bola lalu melaju, melainkan hadir dalam alur permainan dan berkontribusi secara efektif dalam serangan-serangan Barcelona. Flick mempertaruhkan kepercayaannya kepada pemain ini pada musim panas ini, dan itu menjadi satu lagi langkah tepat dari pelatih asal Jerman tersebut.