KOMPAS.com -Gelaran turnamen Srikandi Merdeka Cup 2026 di Kudus, Jawa Tengah, rupanya bukan sekadar ajang unjuk gigi bagi para penggawa muda dari berbagai negara.
Kompetisi internasional ini juga menjelma menjadi wadah strategis untuk menjalin tali persahabatan lintas batas.
Hal itu diungkapkan oleh pelatihTimnas PutriU16IndonesiaGaruda Pertiwi,Timo Scheunemann.
Menurut pelatih berdarah Jerman tersebut, atmosfer kompetitif di lapangan selama ajangSrikandi Merdeka Cup 2026adalah hal yang sangat lumrah.
Akan tetapi, tensi tinggi dalam sebuah pertandingan tidak sepatutnya merusak esensi olahraga itu sendiri, apalagi sampai terbawa ke luar lapangan.
Baca juga:Srikandi Merdeka Cup 2026 Bawa Berkah, Omzet Pedagang Melonjak Dua Kali Lipat
"Sepak bola memiliki peran penting sebagai sarana untuk menciptakan perdamaian sekaligus menjadi pemersatu antarnegara," kata Timo dalam konferensi pers di Supersoccer Arena, Kudus, Sabtu.
Pesan perdamaian ini sangat terasa gaungnya di tengah perhelatanSrikandi Merdeka Cup2026.
Ia menekankan bahwa sepak bola membawa misi mulia yang sejak awal digaungkan oleh federasi internasional.
"Memang salah satu peran dari sepak bola kan untuk perdamaian dunia. Itu salah satu slogan dariFIFA."
"Jadi sepak bola ini bisa jadi pemersatu, bisa jadi pemecah kalau tidak hati-hati," tambah Timo Scheunemann.
Lebih lanjut, Timo menilai bahwa sikap para pemangku kepentingan sangat krusial dalam membentuk karakter dan mentalitas pemain di lapangan.
Baca juga:Final Srikandi Merdeka Cup 2026: Panggung Pembuktian Timnas Putri U16 Indonesia
Oleh karena itu, para pengambil kebijakan memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan pedoman yang baik.
"Makanya dari atas harus ada arahan yang benar. Tapi kalau dibiarkan, ya akan terjadi perpecahan," tegas pelatih kelahiran Kediri itu.
Aturan dan koridor sportivitas ini, kata Timo, berlaku secara menyeluruh dalam skala global maupun nasional. Sinergi organisasi sangat dibutuhkan.
"Kalau antarnegara ya sama. Dari atas, dari FIFA, juga pengurusPSSImengikuti," ungkap Timo melanjutkan.