Souffian El Karouani langsung tampil berharga pada debutnya sebagai starter untuk Benfica

Souffian El Karouani langsung tampil berharga pada debutnya sebagai starter untuk Benfica

AC Milan mengalami start buruk di musim Liga Europa. Tim asuhan Rúben Amorim, yang tetap dipandang sebagai salah satu kandidat kuat untuk menjadi juara, kalah 0-2 dari Benfica pada Rabu. Souffian El Karouani langsung memberi kontribusi besar untuk tim Portugal itu lewat sebuah assist.

AC Milan mengalami start buruk di musim Liga Europa. Tim asuhan Rúben Amorim, yang tetap dipandang sebagai salah satu kandidat kuat untuk menjadi juara, kalah 0-2 dari Benfica pada Rabu. Souffian El Karouani langsung memberi kontribusi besar untuk tim Portugal itu lewat sebuah assist.

Awalnya berjalan baik bagi Benfica, karena mereka unggul setelah laga berjalan seperempat jam. Dodi Lukebakio bergerak ke dalam untuk menggunakan kaki kiri andalannya dan melepaskan tembakan melengkung terarah ke sudut jauh: 0-1.

Pada fase setelah itu, kedua tim bermain seimbang, tanpa banyak menciptakan peluang besar. Georgiy Sudakov membentur tiang gawang untuk Benfica, sementara upaya Filippo Terracciano dan Ardon Jashari di sisi lain juga belum membuahkan hasil.

Malam yang membuat frustrasi bagi Milan, dengan Amorim melakukan dua pergantian saat jeda. Namun itu tidak banyak berpengaruh, karena pada menit ke-53 Benfica menggandakan keunggulan. Berkat assist dari El Karouani, yang menjalani debut sebagai starter, Jakub Kaminski mencetak gol indah untuk mengubah skor menjadi 0-2.

Pukulan itu tak lagi bisa dibalas Milan. Christian Pulisic memang masih mendapatkan satu peluang besar, tetapi Benfica tidak benar-benar berada dalam masalah besar. Dengan begitu, mereka meraih kemenangan yang pantas di San Siro.

Ini tentu menjadi dorongan besar bagi El Karouani, setelah musim panas yang penuh gejolak baginya. Bek kiri itu meninggalkan FC Utrecht secara gratis untuk bergabung dengan Al-Qadsiah pada musim panas ini, tetapi tiba-tiba tersisih di sana karena sebuah aturan yang mencolok. Klub-klub Saudi Pro League hanya boleh mendaftarkan maksimal delapan pemain asing berusia di atas 23 tahun, sehingga El Karouani pun harus segera mencari jalan keluar.

Solusi itu ia temukan di Benfica, tempat ia menuntaskan musim ini dengan status pinjaman. Pemain Maroko berusia 25 tahun itu pun secara tak terduga mendapat kesempatan untuk kembali ke Eropa dan pindah ke Lisbon. Melawan AC Milan, ia untuk pertama kalinya dipercaya tampil sebagai starter dan langsung menyumbang assist.