Sofyan Amrabat puas setelah Ajax mengalahkan AZ 1-0. Jika ditilik belakangan, keputusan menurunkan pemain asal Maroko itu sejak menit awal cukup mengejutkan. Dalam konferensi pers, sang gelandang mengungkapkan bahwa pangkal pahanya mulai bermasalah saat latihan pada Jumat, dan ia masih merasakan sakit setelah kemenangan atas klub sesama provinsi itu. Meski begitu, ia kembali bermain penuh selama 90 menit untuk pertandingan keenam berturut-turut.
"Bisa bertahan selama 90 menit adalah keajaiban kecil," kata gelandang bertahan itu. "Kemarin, pangkal paha saya tiba-tiba terasa sakit saat latihan, dan sekarang saya masih merasakannya. Saya menahan sakit, praktis bermain dengan satu kaki."
Meski begitu, ia sama sekali tidak terpikir untuk mundur. "Saya tahu betapa pentingnya pertandingan ini. Saya pikir ini juga pesan bagi rekan-rekan setim saya bahwa kepentingan tim selalu di atas kepentingan pribadi."
"Saya tidak mengatakan bahwa Anda harus bermain saat cedera, tetapi Anda harus berusaha semaksimal mungkin. Jika ingin menjadi juara, itu sangat penting. Anda harus menunjukkan solidaritas dan selalu mengutamakan tim. Terkadang Anda harus mengesampingkan diri sendiri demi itu."
"Itulah yang saya coba lakukan hari ini. Saya sangat senang telah melakukannya dan kami menang hari ini," lanjut Amrabat, yang melihat rekan setimnya, Julian Brandt, terpaksa keluar. "Di seluruh dunia, Anda bisa melihat banyak pemain cedera pada periode ini. Itu bagian dari sepakbola level tertinggi dan jadwal yang padat dengan banyak pertandingan."
"Sayangnya, cedera memang bagian dari itu. Kami harus berusaha mengelolanya sebaik mungkin. Saya pikir sejauh ini kami melakukannya dengan cukup baik. Jika melihat cedera-cedera yang kami alami, sebagian besar terjadi karena kesialan, bukan karena beban berlebih."
"Saya pikir kondisi kebugaran kami cukup baik. Tentu saja, kami masih bisa lebih baik dan lebih bugar. Namun, sekali lagi, penting untuk mengelolanya dan menyampaikan kondisi kami dengan jelas. Cedera memang tidak bisa dihindari. Saya berharap cedera Julian tidak parah. Dia pikir kondisinya tidak parah, tetapi tentu saja kami harus menunggu hasil pemeriksaan. Sayangnya, cedera memang bagian dari sepakbola," pungkas Amrabat.