Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Persija Dikalahkan Persita, Singgung Mental Bertarung

Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Persija Dikalahkan Persita, Singgung Mental Bertarung

Suara.com -PelatihPersijaJakarta,Shin Tae-yong, memilih mengambil sisi positif setelah timnya menelan kekalahan 2-3 dariPersitaTangerang pada pekan kelima BRISuper League2026/2027.

Suara.com -PelatihPersijaJakarta,Shin Tae-yong, memilih mengambil sisi positif setelah timnya menelan kekalahan 2-3 dariPersitaTangerang pada pekan kelima BRISuper League2026/2027.

Hasil tersebut sekaligus memutus rekor sempurna Macan Kemayoran yang sebelumnya menyapu bersih empat pertandingan pertama dengan kemenangan.

Bermain di Stadion Internasional Banten, Sabtu (17/10), Persija harus mengakui keunggulan tuan rumah setelah Aleksa Andrejic mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-90+5.

Kekalahan dramatis itu membuat Persija gagal memperlebar jarak dari para pesaingnya di papan atas klasemen.

Shin mengakui timnya melakukan kesalahan besar, terutama saat mengantisipasi serangan balik Persita.

Meski kecewa dengan hasil akhir, pelatih asal Korea Selatan tersebut menilai kekalahan ini bisa menjadi bahan evaluasi penting bagi timnya.

“Karena lawan mencetak gol ke gawang kami lewat serangan balik, kesalahan dari pihak kami memang cukup besar. Namun, karena bola itu bulat, kami tidak bisa memenangkan segalanya,” kata Shin.

Pelatih asal Korsel itu bahkan menyebut kekalahan tersebut patut disyukuri karena memberikan kesempatan bagi tim untuk mengevaluasi kekurangan sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.

“Justru kekalahan ini patut disyukuri karena memberi kami kesempatan untuk memikirkan kembali tim kami. Kami harus mempersiapkan diri lebih baik lagi karena situasi seperti ini bisa saja terjadi di setiap pertandingan ke depannya,” tambahnya.

Shin menilai kegagalan timnya menembus pertahanan Persita turut berkontribusi terhadap hasil tersebut. Ia juga menyoroti sejumlah situasi pertandingan yang menurutnya tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Hari ini, kegagalan kami menembus dinding pertahanan lawan tampaknya menjadi penyebab kekalahan kami. Di sela-sela pertandingan, ada situasi di mana pertandingan tidak berjalan semestinya. Bagian ini terasa cukup mengecewakan,” ujar Shin.

Meski demikian, ia mengakui Persita tampil lebih gigih dalam pertandingan tersebut.

“Namun, saya pikir para pemain Persita bertarung lebih keras daripada kami,” lanjutnya.

Kekalahan dari Persita membuat Persija gagal menjauh dari para pesaingnya dalam persaingan papan atas BRI Super League 2026/2027. Macan Kemayoran masih menempati peringkat pertama dengan koleksi 12 poin.

Namun, posisi Persija kini semakin terancam karena Dewa United Banten FC dan Persita Tangerang sama-sama mengoleksi 11 poin di peringkat kedua dan ketiga. Persija hanya memiliki keunggulan satu poin dari kedua tim tersebut.