Barcelona Unggul Selangkah dari Real Madrid dalam Negosiasi, tapi Bagaimana Sikap Man City?
Manchester City bersikeras untuk tidak melepas gelandang asal Spanyol, Rodri, kendati ketertarikan Barcelona untuk merekrut pemain lini tengah tersebut kian meningkat pada bursa transfer musim panas kali ini, di saat media Inggris mulai menanggapi kemungkinan kepergiannya sebagai kerugian besar bagi klub.
Rodri telah menjadi sorotan utama di bursa transfer, setelah Barcelona beralih dari peran pengamat menjadi pesaing langsung dalam perburuan ini, memanfaatkan tersendatnya negosiasi sang pemain dengan Real Madrid, yang untuk waktu yang lama menjadi kandidat paling menonjol untuk mendapatkan jasanya.
Sebagaimana dilaporkan surat kabar Spanyol "Mundo Deportivo", media Inggris, khususnya di Kota Manchester, memandang bahwa kepergian Rodri akan menjadi pukulan telak bagi tim, mengingat ia merupakan salah satu elemen terpenting dalam sistem klub dan salah satu pemain lini tengah terbaik di dunia, di samping peran sentral yang ia mainkan di dalam tim.
Menurut surat kabar "Manchester Evening News", Manchester City tidak ingin menjual Rodri, dan tidak berniat mengizinkan kepergiannya kecuali apabila tidak tercapai kesepakatan dengannya soal perpanjangan kontraknya, yang berakhir pada tahun 2027.
Surat kabar tersebut menegaskan bahwa Rodri masih menjadi bagian utama yang tak tergantikan dalam proyek pelatih Enzo Maresca, dan bahwa prioritas di dalam klub adalah meyakinkan sang pemain untuk bertahan dan memperbarui kontraknya.
Sebaliknya, laporan-laporan lain mengisyaratkan bahwa Manchester City mungkin terpaksa membuka pintu negosiasi jika Rodri bersikeras untuk pergi, dengan nilai transfer ditetapkan sekitar 60 juta pound sterling, atau kurang lebih 70 juta euro.
Media Inggris, di antaranya "The Guardian", "talkSPORT", dan "Sky Sports", menyoroti langkah kuat dari pihak Barcelona, dengan menilai bahwa klub Katalan itu memanfaatkan kondisi kebuntuan yang menimpa negosiasi Rodri dengan Real Madrid.
Laporan-laporan tersebut mengisyaratkan bahwa pelatih Barcelona, Hansi Flick, dan direktur olahraga, Deco, telah melakukan kontak dengan sang pemain, dalam upaya meyakinkannya untuk bergabung dengan tim Katalan.
Barcelona, menurut laporan-laporan ini, telah menjadi pesaing serius bagi Real Madrid setelah sebelumnya Real Madrid menjadi yang paling dekat untuk menuntaskan transfer ini, terutama karena Rodri ingin kembali ke Spanyol setelah tahun-tahunnya bersama Manchester City.
"talkSPORT" memberi judul terkait perkembangan tersebut: "Transfer Rodri ke Real Madrid dalam bahaya akibat upaya seorang pesaing untuk mencurinya", sebagai isyarat masuknya Barcelona secara kuat ke jalur negosiasi.
Agen Rodri mengakhiri polemik Madrid dan Barcelona: Pemain telah memilih klub ini
Meski Manchester City bersikeras mempertahankan Rodri, "Manchester Evening News" mengungkap bahwa klub sebenarnya telah mulai mengkaji sejumlah alternatif untuk mengantisipasi kepergiannya.
Manajemen klub telah memasukkan sejumlah nama ke dalam daftar opsi yang mungkin, di antaranya Pau Cubarsí dan Elliot Anderson, di samping Mateo Kovačić dan Nico González, dalam rangka bersiap menghadapi segala perkembangan mengenai masa depan pemain asal Spanyol tersebut.
Meskipun demikian, opsi utama bagi manajemen Manchester City tetaplah mempertahankan Rodri, mengingat ia adalah pemain yang sulit digantikan, sementara bursa transfer tidak akan dimanfaatkan kecuali apabila kepergiannya menjadi kenyataan.
Di sisi lain, "Sky Sports" mengambil sikap yang lebih hati-hati, dengan menegaskan bahwa ketertarikan Barcelona terhadap Rodri adalah nyata, namun pada saat yang sama ia menekankan bahwa Manchester City masih berusaha untuk mempertahankan sang pemain, dan bahwa keputusan akhir berada di tangan Rodri.
Jaringan tersebut memandang bahwa kehilangan Rodri akan menjadi salah satu tantangan olahraga terbesar yang mungkin dihadapi Enzo Maresca sejak ia memegang kendali tim, mengingat sulitnya menemukan pemain yang mampu menggantikan peran dan pengaruhnya.
Adapun lembaga penyiaran Inggris "BBC Sport", ia menghindari pembahasan mengenai kedekatan penyelesaian transfer ini, dan mengingatkan bahwa Rodri sebelumnya telah mengisyaratkan keinginannya untuk menuntaskan masa depannya setelah Piala Dunia berakhir.
Dalam konteks yang sama, "Sky Sports News" menegaskan bahwa Rodri mungkin merupakan pemain yang paling sulit digantikan dalam skuad Manchester City, dan itulah yang menjelaskan kekukuhan klub untuk mempertahankannya serta ketidakinginannya membuka pintu bagi kepergiannya.