Sergio Busquets Mulai Meniti Karier sebagai Pelatih

Sergio Busquets Mulai Meniti Karier sebagai Pelatih

Sergio Busquets mulai meniti karier sebagai pelatih dengan menjadi asisten di Barca Atletic dan bersiap mengambil lisensi kepelatihan UEFA A.

Sergio Busquets mulai meniti karier sebagai pelatih dengan menjadi asisten di Barca Atletic dan bersiap mengambil lisensi kepelatihan UEFA A.

Liputan6.com, Jakarta -Sergio Busquetsmemasuki babak baru dalam karier sepak bolanya setelah pensiun sebagai pemain. Mantan gelandangBarcelonadan Timnas Spanyol itu kini mulai mempelajari dunia kepelatihan.

Di usia 38 tahun, Busquets bekerja sebagai asisten Juliano Belletti di Barca Atletic. Ia juga bersiap mengikuti program kualifikasi kepelatihan dalam beberapa minggu mendatang.

Busquets masih aktif di lingkungan Barcelona, tetapi perannya telah berubah. Jika sebelumnya mengatur permainan dari lapangan, kini ia belajar memberikan pengaruh dari area teknis.

Langkah tersebut menjadi bagian dari transisi Busquets setelah mengakhiri karier bermain. Barcelona menjadi tempat pertamanya untuk mengenal lebih dekat pekerjaan sebagai pelatih.

Busquets bergabung dengan staf Barca Atletic pada Agustus setelah ditunjuk sebagai asisten Belletti. MenurutMundo Deportivo, keterlibatannya sejauh ini berlangsung secara sederhana dan jauh dari sorotan.

Ia lebih banyak mengamati latihan serta pertandingan ketimbang melakukan intervensi langsung. Komunikasinya dengan pemain juga lebih banyak berupa masukan taktis, terutama kepada para gelandang.

Perhatian tersebut tidak lepas dari pengalaman panjang Busquets sebagai gelandang. Ia memahami posisi tersebut secara mendalam setelah bertahun-tahun menjadi pengatur permainan Barcelona.

Untuk sementara, Busquets masih menyaksikan pertandingan dari tribun dan belum bepergian bersama tim. Aktivitasnya lebih banyak berlangsung dalam sesi latihan dan pertandingan di Stadion Johan Cruyff.

Busquets dijadwalkan memulai kursus kepelatihan UEFA A dalam beberapa minggu mendatang. Sebelum terdaftar, ia belum dapat secara resmi menjalankan tugas di area teknis saat pertandingan.

Setelah terdaftar, Busquets akan mendapat registrasi sementara untuk bekerja dari area teknis. Pengalamannya bersama Barca Atletic diharapkan menjadi bekal awal sebelum menjalani proses kualifikasi.

Lisensi UEFA A memungkinkan pemegangnya melatih pada level tertentu, termasuk Juvenil A, atau menjadi asisten pelatih tim utama. Target akhir Busquets adalah UEFA Pro, lisensi tertinggi untuk melatih tim di level teratas.

Minat Busquets terhadap kepelatihan disebut tumbuh pada tahun-tahun terakhir karier bermainnya. Setelah pensiun pada Desember di usia 37 tahun, ia kini memulai transisi tersebut di Barcelona, klub yang membesarkan namanya.

Sumber: Barca Universal

Ikuti berita bola terbaru diSport Liputan6

Reaksi Negatif dari Ruang Ganti Barcelona untuk Ferran Torres

Barcelona dan 4 Pelajaran dari Awal Musim yang Dahsyat

Barcelona dan Ketajaman Trio Lini Depannya

Kevin Diks Bicara Persaingan dengan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Kapten Timnas Indonesia Janji Tampil Maksimal