Ravinha harus mengalami cedera
Pelatih timnas Brasil, Carlo Ancelotti, memanggil bintang Barcelona, Raphinha, untuk bergabung bersama Selecao dalam dua laga uji coba melawan Jepang dan Singapura, selama jeda internasional mendatang.
Raphinha akan dituntut menempuh perjalanan udara sejauh hampir 22 ribu kilometer untuk pergi dan pulang, di tengah meningkatnya kekhawatiran Barcelona akan cederanya sang pemain.
Surat kabarSportmemuat pernyataan jurnalis Juan Boqué, yang ia sampaikan kepada radio Cadena SER, mengenai tindakan yang seharusnya dilakukan Raphinha.
Boqué berkata, "Perkaranya sangat sederhana, yang harus ia lakukan adalah berpura-pura cedera."
Ia melanjutkan, "Setelah laga melawan Atletico Madrid, Raphinha harus mengatakan bahwa ia merasakan sedikit nyeri. Para pemain Barcelona harus belajar melakukan hal itu."
Ia menegaskan, "Kylian Mbappe sudah melakukan hal itu bersama timnas Prancis, dan ia tidak absen dari satu pun pertandingan bersama Real Madrid."
Adapun analis Iván San Antonio menjelaskan, "Ancelotti adalah orang yang tidak tahu malu. Ia memanggil Raphinha sebanyak 3 kali, dan setiap kali berujung dengan cederanya."
Ia menambahkan, "Setelah cedera, Raphinha tidak banyak tampil bersama Barcelona. Kami mengira kami akan bisa mendapatkannya kembali dalam kondisi yang cukup baik, tetapi kini ia harus kembali ke timnas Brasil untuk menjalani laga-laga uji coba yang tidak mempertaruhkan apa pun."
Iván San Antonio menutup, "Carlo Ancelotti seharusnya lebih memiliki sisi kemanusiaan."