“Semua orang berada di bawah tekanan!”: Diogo Dalot serukan para bintang Manchester United yang tengah kesulitan untuk menyelamatkan pekerjaan Michael Carrick setelah kebangkitan kontra Roma

“Semua orang berada di bawah tekanan!”: Diogo Dalot serukan para bintang Manchester United yang tengah kesulitan untuk menyelamatkan pekerjaan Michael Carrick setelah kebangkitan kontra Roma

Diogo Dalot memperingatkan rekan-rekan setimnya di Manchester United bahwa tak seorang pun luput dari sorotan saat klub berupaya melewati periode krisis yang berat di Old Trafford. Bek asal Portugal itu menegaskan bahwa beban ekspektasi dipikul setiap anggota skuad, bukan hanya manajer Michael Carri

Diogo Dalot memperingatkan rekan-rekan setimnya di Manchester United bahwa tak seorang pun luput dari sorotan saat klub berupaya melewati periode krisis yang berat di Old Trafford. Bek asal Portugal itu menegaskan bahwa beban ekspektasi dipikul setiap anggota skuad, bukan hanya manajer Michael Carrick yang tengah mendapat tekanan.

Manchester United baru-baru ini melewati sembilan pertandingan tanpa kemenangan, termasuk tiga kekalahan beruntun yang diwarnai penampilan buruk melawan Como dan Bournemouth. Setelah kalah 3-0 di kandang dari Bournemouth, petinggi klub memilih memberi Carrick, yang tengah mendapat sorotan tajam, kesempatan untuk menyelamatkan pekerjaannya.

Manchester United saat ini berada di peringkat ke-17 klasemen Liga Primer Inggris, hanya unggul selisih gol dari zona degradasi. Namun, mereka mendapat harapan penting pada Selasa setelah bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Roma 3-2 di Liga Champions.

Dalot menegaskan bahwa para pemain tidak bisa berlindung di balik manajer mereka yang berusia 45 tahun dan tengah berada di bawah tekanan. "Bukan hanya manajer, semua orang berada di bawah tekanan," kata bek tersebut. "Maksud saya, ketika Anda tidak memenangi pertandingan untuk klub ini, setiap saat, setiap orang, semua yang terlibat merasakan tekanan. Kami jelas merasakannya karena penampilan kami jauh dari standar yang seharusnya.

"Masa-masa seperti ini benar-benar berat, saya tidak akan berbohong. Sayangnya, saya pernah beberapa kali mengalami situasi seperti ini, dan satu-satunya cara bagi kami untuk keluar adalah dengan memenangi pertandingan. Saya pikir hanya dengan cara itu Anda bisa mendapatkan kepercayaan diri."

Kemenangan yang baru merupakan kemenangan ketiga mereka sepanjang musim ini memberikan secercah harapan yang sangat dibutuhkan. Dalot yakin kebangkitan dramatis di kompetisi Eropa itu kini harus menjadi pemicu kebangkitan di kompetisi domestik.

"Malam seperti ini bisa mengubah momentum, bisa mengubah jalannya musim, dan saya pikir kemenangan ini akan memberi kami kepercayaan diri untuk pertandingan-pertandingan berikutnya," ujarnya.

"Penting bagi semua orang di sekitar klub untuk merasa bahwa kami peduli dan ingin membalikkan keadaan. Saya pikir kami telah menunjukkan, terutama pada 45 menit kedua, bahwa kami benar-benar ingin membalikkan keadaan."

Carrick menyebut kemenangan atas Roma sebagai "malam yang penting", tetapi ia telah memperingatkan skuadnya bahwa mereka harus melanjutkan keberhasilan itu saat Aston Villa bertandang ke Old Trafford akhir pekan ini.

Dengan United hanya bertahan di luar zona degradasi kasta tertinggi berkat keunggulan tipis, pertandingan domestik pada Minggu menjadi sangat penting. Kehilangan poin lagi di kandang akan langsung menghapus momentum mereka dari kompetisi Eropa dan kembali mengancam masa depan jangka panjang sang manajer.

Kecintaannya pada sepakbola berakar dari Chelsea, tepatnya ketika ia terpesona oleh sosok Gianfranco Zola—bukan hanya karena magis di kakinya, tapi juga karena nama sang legenda yang menurutnya begitu renyah di telinga. Beberapa tahun kemudian, Piala Dunia 2002 memperkenalkannya pada Oliver Kahn, penjaga gawang yang menjadi jatuh cinta kedua Zaki pada sepakbola, sekalipun Jerman pulang dengan tangan kosong kala itu.

Momen paling membekas bagi Zaki terjadi jauh lebih dekat di mata: berdiri di tribun selatan Maguwoharjo,menjadi saksi ketika PSS Sleman mengangkat trofi Divisi Utama 2013. Euforia kemenangan itu berubah getir karena dualisme membuat Si Elang Jawa gagal promosi.

Bidang keahlian Zaki di GOAL Indonesia di antaranya:

XI Sepanjang Masa Zaki (4-2-3-1)

Oliver Kahn; Cafu, John Terry, Franz Beckenbauer, Paolo Maldini; Xavi Hernandez, Claude Makelele; Lionel Messi, Eric Cantona, Eden Hazard; Marco van Basten.