KOMPAS.com- Manchester City mulai memantau perkembangan Manu Kone, gelandang Timnas Perancis yang sempat masuk daftar belanja rival mereka, Manchester United.
Manchester Citydisebut mulai memantau perkembangan gelandangAS Roma,Manu Kone.
Pelatih Manchester City, Enzo Maresca ingin menambah kekuatan di lini tengah usai kehilangan sejumlah pemain penting dibursa transfermusim panas 2026 selepas kehilangan Rodri, Bernardo Silva, dan Tijjani Reijnders.
Baca juga:Efek AC Milan Beli Diego Moreira, Rafael Leao Ditawarkan ke AS Roma
The Citizens melepas tiga gelandang penting, yaitu Bernardo Silva ke Real Madrid, Rodri ke Barcelona, dan Tijjani Reijnders ke klub Liga Arab Saudi, Al Qadsiah.
Maresca sendiri memerlukan gelandang baru untuk memperkuat Manchester City yang akan bermain di empat kompetisi, termasuk Liga Champions musim 2026-2027.
Untuk lini tengah, Manchester City sempat mendatangkan Elliott Anderson dari Nottingham Forest dengan dana 116 juta poundsterling (senilai 2,8 triliun rupiah).
Kini, Manchester City mencoba memantau Manu Kone yang mendapatkan perhatian secara global selepas membela Timnas Perancis di Piala Dunia 2026.
Baca juga:Elliot Anderson Siap Gantikan Rodri di Manchester City
Kone sendiri turun dalam tujuh pertandingan Piala Dunia 2026, tepatnya empat laga di fase grup dan tiga laga di babak gugur.
Selepas Piala Dunia 2026, gelandang 25 tahun ini disebut sempat diminati olehManchester Uniteddi bursa transfer musim panas 2026.
Namun, banderol AS Roma untuk Kone, yang berada di angka 51 juta poundsterling (sekitar 1,2 triliun rupiah) membuat Manchester United mundur.
Kondisi ini dimanfaatkan oleh Manchester City untuk melakukan manuver mendekati Manu Kone di sisa waktu bursa transfer musim panas 2026.
City punya modal besar usai melakukan penjualan dua gelandang, yaitu Tijjani Reijnders dari Al-Qadsiah dan Rodri ke Barcelona.
Baca juga:Manchester City Pulangkan Kiper Argentina Geronimo Rulli dari Marseille
Selain Manu Kone, Manchester City sempat cukup dekat untuk mendatangkan Ayoub Bouaddi dari Lille dan Enzo Fernandez dari Chelsea.
Untuk Bouaddi, klub yang dimiliki oleh taipan Uni Emirat Arab, Sheikh Mansour ini memandang pemain 18 tahun ini sebagai prospek besar, tetapi mereka membutuhkan sosok yang lebih berpengalaman.
Sementara itu, Manchester City tampak gagal mendapatkan Enzo Fernandez setelah tidak memenuhi tenggat waktu yang ditetapkan Chelsea untuk mengaktifkan klausul pelepasan sang pemain.
Walau Man City masih dilaporkan tertarik dengan gelandang timnas Argentina tersebut, pendekatan dipastikan tak bakal mudah mengingat sang pemain masih terikat kontrak enam tahun dengan kubu Stamford Bridge.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautanhttps://bit.ly/BantuWargaNTT