Semifinal Piala Presiden 2026: Persebaya dan Arema FC Terancam Tanpa Striker Andalan

Semifinal Piala Presiden 2026: Persebaya dan Arema FC Terancam Tanpa Striker Andalan

KOMPAS.com- Persebaya Surabaya dan Arema FC berpeluang tampil tanpa penyerang andalan saat bertemu pada babak semifinal Piala Presiden 2026.

KOMPAS.com- Persebaya Surabaya dan Arema FC berpeluang tampil tanpa penyerang andalan saat bertemu pada babak semifinal Piala Presiden 2026.

Situasi ini muncul setelah Persebaya danArema FCditerpa masalah cedera pada striker utama menjelang pertandingan.

Persebaya sedang menanti perkembangan kondisi Alex Martins. Adapun jadwal semifinalPiala Presiden 2026bergulir Selasa (4/8/2026).

Penyerang asal Brasil itu baru didatangkan dari Dewa United setelah tampil tajam dalam tiga musim terakhir.

Ia juga menjadi penentu kemenangan Bajul Ijo saat mengalahkan Port FC di laga terakhir Grup B lewat gol hasil umpan silang Francisco Rivera.

Namun, Alex tidak mampu menyelesaikan pertandingan. Ia harus ditandu keluar lapangan setelah mengalami cedera pada bagian bahu dan langsung mendapat penanganan dari tim medis.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, kemudian mengungkapkan bahwa Alex Martins telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Alex pergi ke rumah sakit, kami sedang menunggu kabar," imbuhnya.

Baca juga:Persib Vs Persija: Manajer Macan Kemayoran Beberkan Target Sebenarnya

Bernardo Tavares menilai padatnya jadwal pertandingan pramusim membuat risiko cedera pemain meningkat.

Menurutnya, Persebaya harus menjalani laga dengan jarak waktu yang terlalu berdekatan sehingga waktu pemulihan menjadi sangat terbatas.

"Ya itu benar, saya setuju. Dan inilah faktanya karena kita mulai bermain tanggal 26, 29, 1 Agustus, lihat perbedaannya," ujar Tavares pada konferensi pers setelah laga melawan Port FC, Sabtu (1/8/2026).

"Intensitasnya tinggi, terutama pertandingan pramusim hari ini, intensitasnya terlalu tinggi."

"Dan kami mencoba untuk mengganti pemain karena jika tidak melakukan ini, probabilitas lebih banyak pemain cedera akan lebih tinggi."

"Tapi itulah jadwal yang diberikan Piala Presiden kepada kami, jadi kami perlu bermain dengan aturan yang mereka berikan kepada kami."

Baca juga:CEO Persebaya Dukung Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 di Bali, Nilai Tempat Netral Lebih Adil

"Tentu saja jika saya bisa memutuskan, saya lebih suka memberikan lebih banyak hari di antara pertandingan karena memungkinkan kami tidak hanya untuk memulihkan pemain tetapi juga untuk berlatih, karena pada saat ini kami hanya pemulihan dan bermain, kami tidak bisa berlatih."