Yamal Lebih Layak Menyandang Ballon d'Or
Bintang asal Brasil Raphinha, kapten Barcelona, melancarkan kritik tajam terhadap sikap Atletico Madrid terkait Julian Alvarez, seraya menyatakan ketidakpahamannya atas keputusan klub terhadap penyerang asal Argentina itu, di tengah pembicaraan tentang keinginan sang pemain untuk hengkang selama periode terakhir.
Raphinha berkata dalam pernyataan kepada radio "RAC1": "Saya tidak paham apa yang dilakukan Atletico; sebab jika seorang pemain tidak nyaman di suatu tempat, dan saya berbicara tentang diri saya sendiri, sulit bagi segala sesuatunya berjalan dengan baik," lalu menambahkan: "Ia telah menjelaskan keinginannya untuk pergi."
Pernyataan Raphinha muncul di tengah awal musim yang kuat bersama Barcelona musim ini, setelah ia mencetak 9 gol di La Liga dan dua gol di Liga Champions Eropa, seraya menegaskan bahwa ia tidak terkejut dengan level ini; sebab ia telah mengharapkan awal yang baik setelah kerja keras yang ia lakukan selama periode terakhir.
Bintang asal Brasil itu mengungkapkan bahwa bermain sebagai penyerang murni merupakan pengalaman baru baginya, seraya menjelaskan bahwa ia belum pernah bermain seteratur ini di posisi nomor 9 sebelumnya, tetapi ia cepat beradaptasi dengan tuntutan pelatih Hansi Flick, seraya menegaskan kesiapannya bermain di posisi mana pun yang bermanfaat bagi tim.
Raphinha juga berbicara tentang angka-angkanya yang mengungguli angka-angka Lionel Messi di awal musim, menyebut hal itu sebagai "kegilaan", tetapi ia menekankan bahwa Messi tetap "pemain terbaik sepanjang sejarah", seraya menganggap dirinya kini tengah menjalani "puncak karier profesionalnya".
Raphinha juga memuji peran yang dimainkan Hansi Flick dalam mengubah posisinya di dalam Barcelona, seraya menyebut bahwa pelatih asal Jerman itu berkontribusi besar dalam transformasinya dan perkembangan yang dialami levelnya sejak musim lalu.
Dalam pembicaraannya tentang Ballon d'Or, Raphinha secara jelas mengarahkan dukungannya kepada rekan setimnya Lamine Yamal, seraya menegaskan bahwa angka-angka, gelar-gelar, dan levelnya bersama Barcelona serta timnas Spanyol menjadikannya, menurut pandangannya, yang paling berhak atas penghargaan tersebut.
Ia berkata: "Jika penghargaan ini adil, maka penghargaan itu harus jatuh ke tangan Lamine," lalu menambahkan: "Mbappe? Penghargaan Ballon d'Or adalah milik Lamine."
Kapten Barcelona itu berpandangan bahwa timnya memiliki cukup modal untuk bersaing memperebutkan gelar musim ini, seraya menegaskan bahwa meraih Liga Champions Eropa dan gelar La Liga akan menjadi "hal terbaik" yang dapat ia capai bersama klub, seiring tim mempertahankan level saat ini.