Apa yang dikatakan pelatih asal Jerman itu?
Pelatih asal Jerman, Matthias Jaissle, direktur teknik baru Newcastle United, tampil untuk pertama kalinya di hadapan media, dengan menegaskan bahwa dirinya tidak berniat berdalih dengan kondisi saat ini atau kepergian sejumlah bintang tim, melainkan berambisi membangun proyek baru yang mampu bersaing sejak awal musim.
Jaissle berbicara selama pemusatan latihan Newcastle yang digelar di kota La Manga, Spanyol, dalam pernyataan yang dikutip jaringan "Sky Sports", di mana ia menekankan bahwa tim membutuhkan waktu dan kerja keras, seraya menyatakan keyakinannya terhadap dukungan manajemen selama bursa transfer.
Pelatih Jerman itu berkata: "Pertanyaan di mana kita bisa mengakhiri musim setelah semua perubahan ini? Sulit dijawab hanya sehari setelah resmi mengemban tugas."
Ia menambahkan: "Kami telah kehilangan sejumlah pemain penting, tetapi saya memandangnya sebagai tantangan positif. Kami bisa saja mencari-cari alasan, tetapi itu bukan cara kami."
Baca juga: Salah dan perjalanan merebut kembali takhta: Skenario bersejarah yang mengembalikan sang raja ke puncak Eropa
Jaissle menjelaskan bahwa ia lebih memilih menilai elemen-elemen tim yang ada saat ini sebelum mengambil keputusan teknis apa pun, sambil berkata: "Berilah saya sedikit waktu untuk mengenal para pemain. Saya ingin mengenal mereka dengan baik dan memberi mereka kesempatan untuk membuktikan diri, dan setelah itu kita akan bisa menilai berbagai hal dengan lebih baik."
Mengenai bursa transfer, pelatih Jerman itu menegaskan bahwa klub memiliki kemampuan untuk memperkuat skuadnya, seraya menambahkan: "Kami memiliki kapasitas untuk bergerak di bursa, dan direktur olahraga kami sangat menyadari hal itu, dan saya yakin kami akan melihat wajah-wajah baru pada awal musim."
Perlu diingat bahwa Jaissle mengundurkan diri beberapa hari lalu dari jabatannya di Al Ahli setelah perjalanan bersejarah, yang selama itu ia meraih Liga Champions Asia Elite dalam dua kesempatan beruntun, di samping Piala Super lokal sebanyak satu kali.