Direktur utama Bayern Munich Jan-Christian Dreesen menjagokan pemain sayap asal Prancis Michael Olise untuk meraih Ballon d'Or suatu hari nanti, seiring persiapan raksasa Jerman itu menggelar pembicaraan kontrak baru. Para petinggi Bayern ingin mengikat gelandang serang andalan mereka lebih lama dari kontraknya saat ini, yang berlaku hingga 2029, setelah menepis minat Real Madrid untuk merekrutnya pada musim panas.
Dreesen mengonfirmasi bahwa jajaran petinggi Allianz Arena berniat membuka pembicaraan dengan Olise dan perwakilannya untuk memperpanjang masa baktinya di Bavaria. Didatangkan dari Crystal Palace dengan harga €53 juta pada 2024, penyerang itu mengalami lonjakannilai pasar menurut Transfermarkt menjadi €180 jutasetelah tampil sensasional di Jerman. Mempertahankan penyerang yang banyak diminati itu tetap menjadi prioritas setelah ia menempati posisi kesembilan dalam pemungutan suara 2026.
Posisinya di sepuluh besar dalam seremoni meriah pada Senin itu diraih berkat penampilan luar biasa sepanjang periode penilaian 2025-26, baik bersama klub maupun timnas Prancis. Dalam total 69 pertandingan, pemain sayap kreatif itu mengukuhkan diri sebagai salah satu kreator peluang paling berbahaya di Eropa dengan torehan luar biasa 27 gol dan 35 assist.
Berbicara kepadaSport Bildmengenai peluang sang pemain sayap meraih penghargaan individu tertinggi dalam sepakbola, Dreesen mengatakan: "Tidak perlu diperdebatkan apakah Michael pesepakbola berbakat. Ia jelas berbakat. Jika seseorang bertanya kepada saya hari ini apakah suatu saat ia akan memenangi Ballon d'Or, jawaban saya selalu: Saya tidak melihat alasan mengapa tidak. Tentu saja, ia juga membutuhkan tim yang berfungsi dengan baik di sekelilingnya. Ia mendapatkannya di sini bersama kami, dan ia menghargainya."
Penyerang dinamis itu melanjutkan produktivitasnya ke musim 2026-27 dengan mencatatkan 10 gol dan enam assist hanya dalam 11 penampilan di semua kompetisi sejauh ini. Meski kontraknya saat ini masih berlaku hampir tiga tahun lagi, juara bertahan Bundesliga itu bertekad menangkal klub-klub Eropa yang berminat dengan memberinya kontrak baru sebagai penghargaan atas pesatnya perkembangan sang pemain.
Mengenai rencana klub untuk duduk bersama pihak sang pemain guna membahas kesepakatan baru, Dreesen menambahkan: "Kami ingin Michael bermain untuk kami selama mungkin. Ketika waktunya tepat, kami akan membahas masa depan dengannya."
Olise selanjutnya akan berupaya menambah koleksi golnya saat Bayern Munich menjamu Magdeburg di putaran kedua DFB-Pokal pada Rabu malam. Melewati laga piala domestik tengah pekan itu dengan lancar sangat penting karena mereka bersiap menghadapi duel besar Bundesliga di kandang melawan rival bebuyutan Borussia Dortmund pada Sabtu. Jika terus bersinar dalam pertandingan penting seperti itu, peluang sang pemain sayap meraih penghargaan individu pada masa mendatang akan semakin kuat.
Pandit Man United di GOAL ID sejak 2013dan pengalamannya membentang dari ESPN Star Sports, Fox Sports hingga FIFA. Sesekali terjun ke lapangan mencatat live score pertandingan Indonesia Super League - yang datanya tampil real time di Google Live Feed dan banyak platform.
Lahir di Yogyakarta,PSIM adalah cinta pertama Adhe. Uniknya, takdir profesional justru membawanya meliput rival PSS selama bertahun-tahun. Kini, lingkaran itu terasa lengkap. Adhe berkesempatan kembali ke akar dan meliput tim masa kecilnya di kasta tertinggi.
Kenangan sepak bola favorit Adhe adalah meliput langsung pertandingan Indonesia melawan Belandadi GBK pada 2013, juga secara random bertemu Radja Nainggolan di tribun Stadion Sultan Agung, Bantul saat eks Inter tersebut bermain untuk Bhayangkara FC.
Bidang keahlian Adhe setelah belasan tahun dan ribuan pertandingan di sepak bola:
XI Sepanjang Masa Adhe (4-1-2-3)
Edwin van der Sar; Dani Alves, Paolo Maldini, Nemanja Vidic, Roberto Carlos; Roy Keane; Xavi, Paul Scholes; Lionel Messi, Ruud van Nistelrooy, Cristiano Ronaldo.