'Satu orang akan melakukan segalanya untuk menyelamatkan presiden FIFA Gianni Infantino'

'Satu orang akan melakukan segalanya untuk menyelamatkan presiden FIFA Gianni Infantino'

Posisi Gianni Infantino sebagai presiden FIFA berada di bawah tekanan besar, tetapi ia bisa setiap saat mengandalkan dukungan dari satu orang. MenurutThe TelegraphDonald Trump bisa memainkan peran penting dalam mempertahankan pria Swiss itu di puncak badan sepakbola dunia.

Posisi Gianni Infantino sebagai presiden FIFA berada di bawah tekanan besar, tetapi ia bisa setiap saat mengandalkan dukungan dari satu orang. MenurutThe TelegraphDonald Trump bisa memainkan peran penting dalam mempertahankan pria Swiss itu di puncak badan sepakbola dunia.

Infantino baru-baru ini mendapat sorotan tajam karena rencananya yang kontroversial untuk menjual sebagian hak komersial Piala Dunia kepada investor. Proyek bernilai miliaran dolar, sekitar 15 miliar dolar AS, itu pada akhirnya batal setelah mendapat penolakan besar dari dunia sepakbola, sehingga bos FIFA tersebut merasa perlu menarik proposal itu.

Namun, di balik layar, Trump disebut masih menaruh kepercayaan kepada Infantino. Dalam beberapa tahun terakhir, keduanya membangun hubungan yang sangat dekat, antara lain saat penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat. Di dalam pemerintahan Amerika Serikat, terdengar bahwa Infantino “sudah memberikan hasil” dan karena itu bisa mengandalkan loyalitas.

Hubungan itu kian terlihat seiring berjalannya waktu. Misalnya, saat undian Piala Dunia, Infantino menyerahkan ‘peace prize’ baru kepada presiden Amerika Serikat itu. Trump juga disebut pada masa lalu bahkan sempat mempertimbangkan Infantino untuk jabatan tinggi di Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Saya yakin presiden akan melakukan segala yang ada dalam kekuasaannya untuk membantunya,” kata sebuah sumber kepadaThe Telegraph.“Saya tidak berpikir presiden akan mengubah pandangannya tentang dia, karena dia orang yang loyal. Gianni benar-benar telah membawa Piala Dunia ke Amerika Serikat. Kami menghargai itu.”

Meski Trump sendiri tidak memiliki suara di FIFA dan tidak punya pengaruh langsung terhadap kemungkinan pemilihan, dukungannya kepada Infantino tetap bisa punya bobot besar. Presiden Amerika Serikat itu memiliki jaringan internasional yang luas dan berpengaruh terhadap berbagai negara yang memang memiliki suara di badan sepakbola dunia. Selain itu, Amerika Serikat juga memegang peran penting dalam sepakbola dunia, antara lain karena menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.

Sementara itu, oposisi terhadap Infantino terus tumbuh terutama di Eropa. UEFA meningkatkan tekanan dan menelusuri berbagai kemungkinan untuk menjatuhkan Infantino. Dalam proses itu, perhatian secara khusus diarahkan pada dukungan dari Afrika dan Asia, tempat sebagian besar suara di FIFA berada.