KOMPAS.com- Lionel Messi kembali terhindar dari hukuman larangan bermain setelah insiden saat Inter Miami menghadapi Philadelphia Union di Major League Soccer (MLS).
Komite DisiplinMLSmemilih menjatuhkan denda kepada kapten Timnas Argentina itu meski sempat muncul peluang sanksi skors akibat tindakan fisik terhadap lawan.
Kasus terbaru menambah daftar insiden disiplin Messi sejak bergabung dengan Inter Miami pada 2023.
Meski beberapa kali terlibat konfrontasi di lapangan, ia belum pernah menerima larangan bermain akibat tindakan keras terhadap lawan selama membela klub asal Florida tersebut.
Laga Inter Miami vs Philadelphia Union pada Rabu (19/8/2026) berakhir imbang 2-2. Messi sempat mencetak gol kedua untuk Miami sebelum Neil Pierre menyamakan kedudukan.
Pada masa injury time, Messi terlibat konfrontasi dengan Quinn Sullivan. Dalam momen itu, ia menampar bagian belakang kepala pemain Philadelphia Union sehingga memicu penyelidikan dari Komite Disiplin MLS.
Baca juga:Hasil Inter Miami Vs Toronto FC 1-2: Messi Cetak Gol, Tapi Lanjutkan Tren Negatif
Hasil investigasi diumumkan pada Jumat (21/8/2026) waktu setempat. MLS memastikan Messi hanya mendapat hukuman berupa denda dengan nominal yang tidak dipublikasikan.
"Komite disiplin MLS menjatuhkan denda dengan jumlah yang tidak diungkapkan kepada penyerang Inter Miami CF,Lionel Messi, karena melanggar kebijakan liga terkait tindakan (kontak fisik) mengenai wajah, kepala, atau leher pemain lawan pada menit ke-101 pertandingan Miami melawan Philadelphia Union, tanggal 19 Agustus."
LaporanThe Guardianmenyebut Messi bereaksi setelah mendapat sikutan dari Sullivan sebelum insiden tersebut terjadi.
Insiden di Philadelphia mengingatkan publik pada kejadian lain pada Februari tahun lalu.
Seusai pertandingan Inter Miami melawan New York City FC, Messi sempat menjadi sorotan karena menyentuh tengkuk asisten pelatih Mehdi Ballouchy hingga terlihat seperti mencekiknya.
Baca juga:Lionel Messi Didenda MLS, Kali Kedua Dapat Hukuman Finansial
Lionel Messi slapping 22-year-old USMNT and Philadelphia Union forward Quinn Sullivan in the back of the head ????pic.twitter.com/E87sMnhvng
Peristiwa itu menuai banyak kritik karena dianggap sebagai bentuk intimidasi fisik. Namun MLS kembali memilih menjatuhkan hukuman berupa denda tanpa larangan bermain.
Hingga kini,kapten Inter Miamiitu tetap bisa tampil pada laga berikutnya setelah kedua insiden tersebut.
Satu-satunya hukuman skors Messi bersama Inter Miami justru datang dari situasi di luar pertandingan.
Pada Juli 2025, ia dan Jordi Alba mendapat skors otomatis setelah absen dari MLS All-Star Game tanpa alasan resmi sesuai ketentuan kompetisi.