Rumor Calon Pengganti Gianni Infantino Sebagai Presiden FIFA, Ini Sosoknya

Rumor Calon Pengganti Gianni Infantino Sebagai Presiden FIFA, Ini Sosoknya

KOMPAS.com -Peluang Gianni Infantino untuk bertahan sebagai Presiden FIFA semakin sulit usai sejumlah kebijakan kontroversial terus digemakannya beberapa waktu terakhir.

KOMPAS.com -Peluang Gianni Infantino untuk bertahan sebagai Presiden FIFA semakin sulit usai sejumlah kebijakan kontroversial terus digemakannya beberapa waktu terakhir.

Terbaru, kebijakannya untuk menjual saham kompetisiFIFAkepada investor swasta mendapat kecaman hingga penolakan dari sejumlah anggotanya.

Gianni Infantinomemang dikabarkan segera mencalonkan diri lagi dalam pemilihan bulan Maret dan ingin memperpanjang masa jabatannya menjadi empat periode.

Untuk bisa memuluskan langkahnya itu, Infantino membutuhkan 106 suara dari 211 anggota FIFA untuk menang.

Baca juga:Posisi Infantino di FIFA Digoyang, Inggris dan Wales Tarik Dukungan

Namun, beberapa asosiasi yang semila mendukung termasuk dari Inggris dan Wales telah mulai menarik surat dukungan kepadanya.

Bukan hanya itu, laporan dari BBC mengungkap bahwa adanya kemungkinan Dewan FIFA akan mencoba memaksa Infantino untuk mengundurkan diri melalui rapat darurat.

Jika Infantino memang dipaksa mundur, lantas siapa saja sosok yang bisa mengambil alih perannya sebagai orang nomor satu di FIFA?

Baca juga:Inggris Susul Wales Cabut Dukungan untuk Pencalonan Gianni Infantino

Mengutip dari BBC, Presiden CONCACAF Victor montagliani menjadi orang pertama yang difavoritkan sebagai penerus Gianni Infantino di FIFA.

Victor Montagliani terpilih sebagai Presiden Concacaf pada 2016 dengan misi reformasi tata kelola.

Mantan Presiden Canada Soccer itu berperan penting dalam persiapan Piala Dunia 2026 serta memimpin Concacaf saat menjadi tuan rumah Copa America 2024. Ia juga menolak wacana Piala Dunia dua tahunan maupun format 64 tim.

Baca juga:Wales Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino Jadi Presiden FIFA 4 Periode

Dalam konferensi para pemimpin pada 2025, Montagliani menegaskan keyakinannya bahwa sepak bola mampu bertahan di tengah dinamika politik.

"Permainan ini lebih besar daripada para pemimpin dunia saat ini," katanya.

"Sepak bola akan bertahan melewati berbagai rezim. Apakah itu menimbulkan masalah? Tentu saja. Kita harus realistis tentang hal itu. Itulah keindahan permainan kita, ia lebih besar daripada individu dan negara mana pun."

Presiden AFC Syekh Salman bin Ibrahim Al Khalifa juga masuk bursa calon pengganti Gianni Infantino.

Ia sudah berpengalaman memimpin konfederasi Asia sejak 2013 dan berhasil melanjutkan masa jabatannya untuk keempat kalinya hingga 2027.