Rifqi Ardita Widianto -detikSepakbola
AS Romamemang memulai musim dengan impresif dan sementara ini memimpin klasemen Liga Italia. Tapi I Lupi tetap mengakuiInter Milanadalah tolok ukurnya.
AS Roma akan menjamu Inter Milan di Olimpico, Sabtu (19/9/2026) malam WIB nanti, dalam lanjutanSerie A. Kedua tim sama-sama masih sempurna dari empat pertandingan sejauh ini dan tak ada lagi tim lain dengan catatan begitu.
Menimbang start kedua tim, pertemuan ini pun dianggap sebagai semacam 'final' kepagian. Inter mengawali musim sebagai favorit utama juara dan Roma telah menunjukkan tanda-tanda bakal jadi pesaing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Angka-angkanya terlihat bagus. Pasukan Gian Piero Gasperini bukan hanya menyapu bersih empat laga pertama, mereka sudah mencetak 12 gol dan baru kebobolan satu kali.
Hanya Inter yang lebih tajam (13 gol) sementara tak ada tim yang kebobolan lebih sedikit dari Paulo Dybala dkk. Meski begitu, Roma tak akan sesumbar di hadapan juara bertahan.
Meski timnya start dengan cemerlang, Gasperini mengakui Inter masih jadi patokan buat tim lain dan punya mental pemenang.
"Menurut saya, sepertinya semua orang akan setuju, Inter tak diragukan lagi adalah tim untuk dikejar di Serie A dan itu berlaku bagi semua tim lain," ujarnya di situs klub.
"Mereka adalah tim yang secara konsisten telah mencapai hal-hal luar biasa di Italia dan Eropa juga, dengan mencapai dua final (Liga Champions) baru-baru ini."
"Mereka adalah tim yang luar biasa dan saya rasa semua orang mengakuinya. Tim-tim lain sedang mencoba menutup jarak dan bersaing dengan mereka, tapi mereka masih jadi tolok ukurnya."
"Jelas itu yang jadi target semua orang, sebab Inter sudah diakui secara luas sebagai yang terbaik saat ini," imbuh eks pelatih Atalanta tersebut.