Kodai Sano beradaptasi dengan permainan PSV dalam waktu singkat. Gelandang Jepang itu harus mengisi kekosongan besar di Eindhoven setelah kepergian Joey Veerman, tetapi tanda-tanda awalnya positif.
Pada penghujung bursa transfer musim panas, transfer Sano yang sudah lama dinantikan akhirnya terwujud. PSV membayar sekitar 15 juta euro untuk memboyongnya dari NEC, tempat ia berkembang menjadi salah satu gelandang terbaik di Eredivisie. Karena itu, klub Eindhoven melihat Sano sebagai penerus yang sangat baik untuk Veerman.
SaatVoetbal Internationalmenanyakan soal Veerman kepada Sano, ia tertawa. “Joey adalah gelandang terbaik di Belanda. Tapi orang-orang juga tidak bisa membandingkan kami satu sama lain. Saya tipe pesepakbola yang sangat berbeda dari Joey. Kami benar-benar memiliki kualitas yang berbeda. Namun, saya bisa belajar darinya dengan melihat permainannya.”
“Umpan yang saya berikan saat melawan FC Utrecht yang pada akhirnya berbuah gol, memang adalah umpan yang juga bisa diberikan Joey, haha. Tapi selain itu saya akan membawa sesuatu yang berbeda dan menambah aspek lain dalam permainan PSV. Saya adalah pemain box-to-box yang dinamis. Saya sangat suka bermain sebagai nomor 6, karena saya banyak menyentuh bola.”
“Tapi sejujurnya itu juga hanya angka, karena saya juga bisa dan ingin ikut maju ke depan. Saya suka kebebasan itu. Saya memang masih harus meningkatkan diri, terutama dalam komunikasi dengan rekan setim. Saya harus mengenal mereka lebih baik agar saya tahu apa kekuatan mereka dan bagaimana saya bisa memanfaatkannya. Saya harus mengalaminya bersama mereka, maka saya yakin permainan kami akan semakin baik.”
“Saya tidak mengalami banyak kesulitan untuk beradaptasi karena saya sudah bertahun-tahun bermain di Eredivisie dan mengenal permainan PSV,” lanjut Sano. “Tentu saya juga sudah berbicara dengan pelatih dan perbedaan pandangan antara NEC dan PSV juga tidak terlalu besar. Kedua tim ingin menguasai bola, menyerang, dan ketika kehilangan bola mereka ingin merebutnya kembali secepat mungkin.”
Kini Sano sudah mencatatkan lima pertandingan Eredivisie bersama PSV. Minggu lalu ia juga mencetak gol pertamanya untuk klub Eindhoven itu: gol 2-1 melawan Sparta.