Gelandang Liverpool asal Belanda, Ryan Gravenberch, menuai kritik tajam dari suporter timnya setelah berinteraksi dengan unggahan bek Arsenal asal Belanda, Jurrien Timber, yang merayakan kemenangan atas Liverpool, dalam sebuah insiden yang memicu perdebatan di kalangan pendukung klub Inggris tersebut.
Surat kabar Inggris "The Sun" menyebutkan bahwa Gravenberch menyukai unggahan Timber, yang memuat foto dirinya bersama pemain Argentina Alexis Mac Allister, usai kemenangan yang diraih Arsenal atas Liverpool dengan skor satu gol tanpa balas, dalam ajang Liga Primer Inggris.
Bek Arsenal itu menyertakan foto tersebut dengan keterangan penuh perayaan yang berbunyi: "Bangga dengan tim ini! Nikmati kemenangan ini, para Gooners", namun interaksi Gravenberch dengan unggahan tersebut tidak berlalu begitu saja, karena sejumlah pendukung Liverpool meluapkan kemarahan mereka, bahkan ada seorang pengguna yang menuntut agar dijatuhkan tindakan disipliner terhadap pemain tersebut, sebelum tanda suka itu kemudian dihapus.
Hubungan antara Gravenberch dan Timber berawal dari masa ketika keduanya bermain bersama di Ajax Amsterdam, selain itu mereka juga sama-sama membela timnas Belanda, hal yang menjelaskan adanya ikatan personal di antara kedua pemain, meskipun keduanya kini berada di dua tim yang bersaing di kancah sepak bola Inggris.
Insiden ini terjadi pada momen yang sulit bagi Liverpool, yang menelan kekalahan di kandang sendiri dari Arsenal, dalam kekalahan kandang pertama mereka dari Arsenal sejak 14 tahun lalu, sehingga melorot ke peringkat kelima klasemen liga dengan 15 poin, setelah hanya meraih 4 kemenangan dalam 9 pertandingan pertama.
Angka-angka serangan semakin mempertajam kritik, setelah Liverpool gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran, meski menurunkan trio penyerang bernilai mahal yang terdiri atas Florian Wirtz, Bradley Barcola, dan Alexander Isak, sementara pemain Jerman Kai Havertz mencetak satu-satunya gol kemenangan Arsenal.
Pertandingan itu juga ditandai dengan absennya Gravenberch, yang tetap duduk di bangku cadangan sepanjang sembilan puluh menit, di mana sang pelatih lebih memilih pemain muda Tony Nyoni di samping Mac Allister di lini tengah, meski pemain Belanda itu sebelumnya telah turun sebagai starter dalam 7 pertandingan sepanjang musim.
Di sisi lain, Arsenal memanfaatkan kemenangan ini untuk menyalip Manchester City dan memuncaki klasemen Liga Primer Inggris, sementara tekanan terhadap Liverpool dan pelatihnya Andoni Iraola semakin bertambah, di tengah menurunnya hasil-hasil dan tindakan sejumlah pemain yang memicu perdebatan di kalangan suporter.