Rating pemain Al Nassr vs Al Kholood: Hat-trick Cristiano Ronaldo menutupi rapuhnya pertahanan dalam laga dramatis delapan gol

Rating pemain Al Nassr vs Al Kholood: Hat-trick Cristiano Ronaldo menutupi rapuhnya pertahanan dalam laga dramatis delapan gol

Cristiano Ronaldo tampil seperti pada masa jayanya dengan mencetak hat-trick lewat penyelesaian klinis pada babak kedua untuk membawa Al Nassr meraih kemenangan 5-3 atas Al Kholood dalam laga yang berlangsung kacau. Meski pertahanannya tampil goyah, kualitas individu para pemain lini depan Al Nassr

Cristiano Ronaldo tampil seperti pada masa jayanya dengan mencetak hat-trick lewat penyelesaian klinis pada babak kedua untuk membawa Al Nassr meraih kemenangan 5-3 atas Al Kholood dalam laga yang berlangsung kacau. Meski pertahanannya tampil goyah, kualitas individu para pemain lini depan Al Nassr pada akhirnya membuat lawan kewalahan.

Al Nassr meraih tiga poin penting dalam laga sengit di Al-Awwal Park setelah mengatasi perlawanan Al Kholood. Pertandingan ini diwarnai ketajaman serangan sekaligus rapuhnya pertahanan kedua tim.

Babak pertama berlangsung saling berbalas gol. Setelah Julien Domingues membuka keunggulan tim tamu, Angelo Gabriel dan Sadio Mane mencetak gol untuk membawa Al Nassr berbalik unggul. Namun, hilangnya konsentrasi sesaat sebelum jeda memungkinkan Antoin Essomba menyamakan kedudukan menjadi 2-2, memberi Ange Postecoglou banyak hal untuk dipikirkan saat turun minum.

Babak kedua sepenuhnya menjadi milik Ronaldo. Bintang asal Portugal itu mengambil alih pertandingan dengan mencetak tiga gol dalam rentang 15 menit untuk membuat Al Nassr menjauh. Al Kholood sempat mencetak gol hiburan melalui penalti Domingues pada masa tambahan waktu, tetapi saat itu kemenangan Al Nassr sudah tidak terhindarkan.

Al Nassr mendominasi penguasaan bola dengan 54 persen dan mencatatkan sembilan tembakan tepat sasaran. Meski lini belakangnya masih perlu dibenahi, daya gedor mereka saat ini termasuk yang paling ditakuti di Liga Pro Saudi.

GOALmemberikan penilaian kepada para pemain Al Nassr dari Awwal Park...

Sang kiper menjalani malam yang sulit. Ia kebobolan tiga kali dari hanya lima tembakan tepat sasaran yang dihadapinya. Meski tak banyak yang bisa dilakukannya untuk menggagalkan penalti di pengujung laga, komunikasinya dengan para bek tengah tampak kurang baik saat kekacauan pada babak pertama membuat Al Kholood tetap mampu bersaing.

Nawaf Boushal - 5/10:

Diganti pada menit ke-83, Boushail tidak banyak berkontribusi dalam serangan dan kerap berada di posisi yang keliru ketika Al Kholood menyerang lewat sisi lapangan. Ia tidak cukup cepat untuk kembali ke posisinya dan mengatasi ancaman serangan balik tim tamu.

Mohamed Simakan - 6/10:

Simakan menjadi pemain paling proaktif di lini pertahanan dan kerap maju untuk memotong alur serangan lawan, tetapi agresivitasnya sesekali meninggalkan ruang di belakang. Ia berkontribusi dalam membangun serangan, namun penampilannya juga mencerminkan tim yang lebih mengutamakan serangan daripada organisasi permainan.

Inigo Martinez - 5/10:

Malam yang berat bagi bek veteran ini. Martinez kesulitan menghadapi permainan langsung Domingues dan menjadi bagian dari lini belakang yang tampak rentan saat lawan melakukan peralihan sederhana dari bertahan ke menyerang. Ia gagal memberikan rasa aman seperti biasanya di jantung pertahanan.

Yahya cukup baik dalam membuka ruang di sisi lapangan sebelum ditarik keluar pada menit ke-81. Ia bekerja keras untuk turun membantu pertahanan, tetapi menghabiskan sebagian besar pertandingan di wilayah lawan dan lebih banyak berkontribusi dalam tekanan terhadap lawan ketimbang menjaga organisasi pertahanan.

Abdullah Al-Hamdan - 5/10:

Pemain yang paling tidak menonjol di kelompok penyerang. Al-Hamdan kesulitan menemukan ruang di sepertiga akhir lapangan yang padat dan penampilannya tertutupi oleh para pemain bintang di sekitarnya. Ia digantikan Abdulrahman Ghareeb pada menit ke-74 setelah gagal mencatatkan tembakan tepat sasaran.

Abdullah Al-Khaibari - 6/10:

Sebagai jangkar lini tengah, ia berfokus mempertahankan penguasaan bola dan menuntaskan sebagian besar operannya agar tekanan Al Nassr tetap terjaga. Namun, ia kerap dilewati saat tim beralih dari menyerang ke bertahan, sehingga empat bek di belakangnya harus menghadapi pergerakan pemain lawan.

Angelo Gabriel - 8/10:

Tampil menonjol pada periode awal pertandingan. Gabriel mencetak gol penyeimbang yang penting pada menit ke-24 lewat penyelesaian cerdik dan terus menjadi sumber kreativitas hingga diganti pada menit ke-81. Kemampuannya menghubungkan lini tengah dengan dua pemain di depan sangat baik.

Mane menunjukkan kualitasnya melalui gol yang dituntaskan dengan baik pada menit ke-38 untuk membawa Al Nassr unggul sementara. Ia terus menjadi ancaman sepanjang laga, lalu berperan sebagai pemberi umpan untuk gol ketiga Ronaldo pada menit ke-81, melengkapi penampilan yang sangat produktif.

Meski diganti saat turun minum, pengaruh Felix terhadap pertandingan sangat besar. Ia memberikan assist untuk gol pembuka Gabriel dan gol Mane, serta turut berperan dalam dua gol pertama dari hat-trick Ronaldo. Visi kreatifnya menjadi kunci produktivitas gol Al Nassr.

Cristiano Ronaldo - 10/10:

Memperlihatkan keahlian luar biasa dalam menuntaskan peluang. Ronaldo mengubah jalannya pertandingan lewat hat-trick memukau pada menit ke-66, 72, dan 81, dengan menunjukkan penempatan posisi serta ketepatan waktu yang luar biasa. Tiga golnya pada babak kedua praktis memastikan kemenangan dan menunjukkan mengapa ia tetap menjadi pemain paling menentukan di liga.

Abdulrahman Ghareeb - 6/10:

Masuk untuk 15 menit terakhir dan memberikan energi baru di sisi lapangan, membantu Al Nassr mempertahankan keunggulan ketika tempo pertandingan melambat.

Sami Al-Najei - 5/10:

Dimasukkan pada menit ke-81 untuk memberikan tenaga segar di lini tengah saat Al Nassr mulai membentuk blok pertahanan.

Pergantian taktis di pengujung laga yang memberinya sedikit waktu untuk memengaruhi jalannya pertandingan pada menit-menit akhir yang berlangsung kacau.

Rakan Khalid Al-Ghamdi - 5/10:

Dimasukkan pada menit ke-81 untuk membantu mengatur beban kerja para penyerang yang tampil sejak awal.

Saad Fahad Al Nasser - 5/10:

Masuk pada menit ke-83 sebagai bagian dari upaya Postecoglou untuk mengendalikan laga hingga usai.

Ange Postecoglou - 7/10:

Rancangan taktik sang pelatih memastikan Al Nassr tetap menjadi kekuatan besar dalam menyerang, tetapi kurangnya keseimbangan dalam bertahan masih menjadi kekhawatiran. Keputusannya mengandalkan kehebatan individu membuahkan hasil, meski ia akan kecewa karena timnya kebobolan tiga gol dari lawan yang berperingkat lebih rendah.

Mengawali karier sebagai penulis magang diGOAL Indonesiapadaawal 2021, Yosua kemudian diangkat menjadi jurnalis di tahun yang sama dan hingga kini konsisten menulis dengan fokus utama pada Real Madrid serta jagat La Liga Spanyol.

Lahir dan besar di Salatiga, kecintaan Yosua pada sepakbola berakar pada klub lokal, PSISa Salatiga serta PSIS Semarang. Namun, perjalanan cintanya tidak berhenti di sana. Aksi duo kidal Real Madrid, Raul Gonzalez dan Guti Hernandez, memperkenalkan Yosua pada dunia sepakbola Eropa dan menumbuhkan rasa kagum yang kemudian berkembang menjadi spesialisasi profesional.

Terjun meliput langsung Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia menjadi salah satu pengalaman paling berkesan baginya. Di turnamen itu, Yosua berkesempatan bertemu sekaligus mewawancarai para wonderkid yang kini mulai bersinar di level elite: Marc Guiu, Franco Mastantuono hingga Claudio Echeverri.

Bidang keahlian Yosua di GOAL Indonesia di antaranya:

Mengulas dunia La Liga Spanyol, khususnya Real Madrid

Analisis preview pertandingan dengan pendekatan taktik dan naratif

Editorial sepakbola internasional

Penelusuran pemain muda dan perkembangan talenta global