Raka Cahyana Akui Motivasi Pemain Berlipat usai Kedatangan Pelatih Baru Jelang Lawan Dewa United

Raka Cahyana Akui Motivasi Pemain Berlipat usai Kedatangan Pelatih Baru Jelang Lawan Dewa United

Raka Cahyana tegaskan seluruh pemain PSIM dalam kondisi bugar dan siap amankan tiga poin.

Raka Cahyana tegaskan seluruh pemain PSIM dalam kondisi bugar dan siap amankan tiga poin.

PSIM mengincar kemenangan kedua beruntun saat menjamu Dewa United di Stadion Sultan Agung.

Guntur Cahyo Utomo berkolaborasi dengan pelatih baru untuk meracik strategi terbaik di lapangan.

Suara.com -PSIM Yogyakartamemburu kemenangan kedua beruntun saat menjamuDewa UnitedBanten FC pada pekan kesembilan BRISuper League2026/27 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat sore pukul 15.30 WIB. Ambisi besar Laskar Mataram didasari motivasi tinggi untuk mempertahankan tren positif usai menumbangkan Borneo FC pada pertandingan sebelumnya.

Kehadiran jajaran pelatih anyar turut mendongkrak semangat juang seluruh penggawa tuan rumah di atas lapangan hijau.

"Persiapan kami berjalan cukup baik, semua pemain dalam keadaan sehat. Tentu target kami di laga ini adalah mengamankan tiga poin," ungkap pemain PSIM Yogyakarta Raka Cahyana, dikutip dari laman resmi PSIM, Jumat.

Pemain sayap lincah tersebut mengeklaim atmosfer latihan terasa berbeda sejak kedatangan juru taktik anyar ke markas tim. Situasi itu membuat setiap pemain berlomba menunjukkan performa terbaik demi memikat hati sang pelatih kepala baru.

Kursi kepemimpinan teknis masih dipegang pelatih caretaker Guntur Cahyo Utomo meski Risto Vidakovic dan Edin Prljaca sudah mendarat. Guntur memastikan dirinya dan Risto membangun sinergi kuat untuk meracik strategi terbaik menghadapi tim papan atas tersebut.

"Kami telah bersepakat untuk saling membantu," jelas Guntur mengenai pembagian tugas di pinggir lapangan.

Guntur akan memegang kendali teknis fisik secara langsung sementara Risto menyumbangkan sudut pandang analisis tajam. Paduan kolaborasi ini diharapkan mampu mendongkrak performa kolektif tim secara instan dalam waktu dekat.

Waktu pemulihan fisik yang sangat singkat selepas laga pekan lalu menuntut jajaran pelatih memutar otak lebih keras. Fokus utama tim langsung dialihkan pada pemulihan kebugaran optimal serta penyusunan penyesuaian taktik kilat.

Evaluasi menyeluruh dari pertandingan sebelumnya langsung digeber demi mendongkrak kesiapan mental bertanding para pemain.

"Bagi saya, tim yang paling fresh, paling siap, dan secara mental paling kuat, itulah yang punya peluang lebih besar untuk memenangkan pertandingan. Dasar itulah yang kami pakai," tegas Guntur.

Kendala kelelahan fisik harus segera diatasi agar skuad kebanggaan warga Yogyakarta ini mampu meladeni permainan agresif lawan.

Laskar Mataram saat ini masih tertahan di peringkat ke-15 klasemen sementara dengan koleksi lima poin dari delapan laga.

Sebaliknya, kubu tamu datang dengan catatan impresif dan menduduki posisi kedua berbekal raihan 17 poin.

Perbedaan posisi yang cukup kontras di papan klasemen justru dijadikan pelecut semangat tambahan bagi anak asuh Guntur.

Klub kebanggaan masyarakat Yogyakarta ini bertekad bangkit demi memperbaiki posisi di paruh pertama kompetisi musim ini.

Dukungan penuh suporter setia di Stadion Sultan Agung diharapkan menjadi pembeda krusial dalam perebutan poin krusial sore ini.