Qatar Panas Konflik Timur Tengah, Ini Harapan Veda Ega Pratama dan Mario Aji

Qatar Panas Konflik Timur Tengah, Ini Harapan Veda Ega Pratama dan Mario Aji

Seri Qatar pada Kejuaran Dunia Balap Motor disorot karena berlangsung di tengah panasnya situasi Timur Tengah.

Seri Qatar pada Kejuaran Dunia Balap Motor disorot karena berlangsung di tengah panasnya situasi Timur Tengah.

Liputan6.com, Jakarta -Duo pembalap Indonesia yang mewakili Honda Team Asia pada Kejuaraan Dunia Balap Motor 2026 bicara mengenai situasi jelang seri Qatar yang berlangsung 6-8 November.

Gelaran seri Qatar dapat sorotan menyusul situasi panas Timur Tengah. Lomba akhirnya berjalan pekan ini setelah sebelumnya dijadwalkan berlangsung April silam.

Pada wawancara virtual yang dihadiriLiputan6.com, Kamis (5/11/2026), Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama menyebut situasi saat ini masih baik-baik saja.

"Kondusif, kegiatan berjalan seperti normal. Mungkin (kondisi) tidak sebesar yang media terbitkan. Semoga tidak terjadi apa-apa sepanjang akhir pekan," kata Mario Suryo Aji.

"Kita di sini sudah 2 hari, di sini normal-normal aja. Semoga semua lancar dan cuma fokus balapan saja," balas Veda Ega Pratama.

Seri Qatar bakal dimulai Jumat (6/11/2026) dengan berlangsungnya sesi latihan. Mario Suryo Aji yang turun di kelas Moto2 coba memperbaiki performa usai gagal finis pada lomba terakhir di Malaysia.

Sementara Veda Ega Pratama yang bersaing di Moto3 menjadi runner-up. Ini adalah kali kedua Veda Ega Pratama naik podium pada debut musim ini.

"Menambah jam terbang, ngga menyangka dapat podium di awal musim dan kemarin di Sepang," ungkap Veda Ega Pratama soal targetnya di 2026.

"Berikan yang terbaik, coba fight di depan. Belajar dan mendapatkan poin sebanyak-banyaknya," tandasnya.

Ikuti berita bola terbaru diSport Liputan6

Rumah Produksi Bicara Kehadiran Shin Tae-yong di The Longest Wait