PSSI mengkaji berkas naturalisasi Demiane Agustien untuk menambah kekuatan lini serang Timnas Indonesia.
Demiane Agustien memiliki garis keturunan Indonesia dari nenek pihak ibu yang lahir di Jakarta.
Riwayat bertanding Agustien bersama Curacao U-17 dan Belanda U-19 kini sedang diselaraskan dengan aturan FIFA.
Suara.com -WonderkidArsenal,Demiane Agustien, menjadi salah satu pemain diaspora yang dikaitkan dengan rencananaturalisasiTimnas Indonesia. Pemain muda kelahiran Belanda itu memiliki garis keturunan Indonesia dari neneknya yang lahir di Jakarta.
Nama Agustien kembali mencuat setelah pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan sedang mengupayakan kehadiran dua pemain diaspora yang berposisi sebagai nomor tujuh dan sebelas.
Agustien dinilai sesuai dengan profil tersebut karena mampu bermain sebagai gelandang serang maupun penyerang sayap.
Agustien lahir di Oss, Belanda, pada 28 Juli 2007. Ia merupakan putra Kemy Agustien, mantan pesepak bola asal Curacao yang pernah memperkuat sejumlah klub Inggris, termasuk Birmingham City, Swansea City, Crystal Palace, dan Brighton & Hove Albion.
Peluang Agustien untuk memperkuat Timnas Indonesia kini menjadi perhatian, terutama karena rekam jejaknya bersama tim nasional kelompok umur Curacao dan Belanda.
Noor Korompot, Staf Khusus Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, mengungkapkan bahwa tim hukum PSSI sedang mempelajari kemungkinan naturalisasi pemain muda tersebut.
"Demiane Agustien memperoleh garis darah Indonesia dari pihak ibunya, yang memiliki keturunan campuran Mesir-Indonesia serta seorang ibu, nenek Demiane, yang lahir asli di Indonesia," tulis Noor Korompot melalui akun Instagram @noorkorompotalks, Selasa (13/10/2026).
"Prosesnya, insyaallah. Tim Lawyer PSSI sedang bekerja. Prinsip yang tidak berubah dari proses naturalisasi sebelumnya hanya akan dilakukan untuk pemain yang memiliki darah keturunan Indonesia," lanjutnya.
Meski memiliki garis keturunan Indonesia, proses untuk membela Timnas Indonesia tidak hanya berkaitan dengan kewarganegaraan.
Persyaratan perpindahan asosiasi dalam regulasi FIFA juga menjadi aspek yang perlu diperhatikan.
Agustien tercatat pernah memperkuat Timnas Curacao U-17 dalam ajang Concacaf U-17 2023. Ia juga pernah bermain bersama Timnas Belanda U-19 dalam Kualifikasi Euro U-19 2026.
Pengalaman tersebut membuat statusnya perlu diperiksa berdasarkan Statuta FIFA mengenai perpindahan asosiasi.
Regulasi FIFA pada prinsipnya mengatur perpindahan asosiasi pemain yang pernah tampil untuk tim nasional suatu negara, termasuk sejumlah pengecualian dengan persyaratan tertentu.
Pemain yang pernah membela tim nasional kelompok umur suatu negara tidak otomatis kehilangan kesempatan memperkuat negara lain.
Namun, kelayakannya bergantung pada sejumlah ketentuan, termasuk status kewarganegaraan saat tampil dalam pertandingan resmi, riwayat penampilan, dan persyaratan perpindahan asosiasi yang berlaku.
Karena Agustien pernah memperkuat Curacao U-17 dan Belanda U-19, riwayat penampilannya di kedua asosiasi tersebut perlu ditelaah lebih lanjut untuk menentukan apakah ia memenuhi persyaratan FIFA.