KOMPAS.com- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyatakan dukungan kepada Gianni Infantino untuk tetap memimpin FIFA. Sikap tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi di media sosial PSSI.
Dalam sebuah pernyataan berbahasa Inggris,PSSImenilai kepemimpinan Infantino telah memberikan dampak positif bagi perkembangan sepak bola dunia, termasuk di Indonesia.
PSSI juga berharap kerja sama denganFIFAdapat terus berlanjut pada masa mendatang.
"Asosiasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) mengapresiasi komitmen berkelanjutan PresidenGianni Infantinodalam memupuk persatuan di seluruh komunitas sepak bola global, memajukan pengembangan sepak bola, dan memperkuat semua Asosiasi Anggota FIFA."
PSSI menyebut Indonesia telah merasakan manfaat dari berbagai program FIFA selama Infantino menjabat sebagai presiden organisasi sepak bola dunia tersebut.
"Indonesia telah merasakan langsung dampak positif dari inisiatif FIFA di bawah kepemimpinannya. Inisiatif FIFA di Indonesia telah menerjemahkan misi global FIFA menjadi kemajuan dan perkembangan nyata dalam sepak bola Indonesia."
"Rekam jejak inilah, dan kepercayaan yang telah dibangunnya, yang mendasari dukungan berkelanjutan PSSI kepada Presiden Infantino dan kepada FIFA yang tetap, pertama dan terutama, sebagai lembaga yang melayani semua Asosiasi Anggotanya."
Baca juga:Wales Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino Jadi Presiden FIFA 4 Periode
Selain menyampaikan dukungan, PSSI juga menegaskan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan FIFA dan seluruh asosiasi anggota dalam mengembangkan sepak bola.
"PSSI berharap dapat terus bekerja sama secara konstruktif dengan FIFA dan semua Asosiasi Anggota untuk memajukan pengembangan sepak bola di seluruh dunia," tulis PSSI, dilansir dari unggahan akun Instagram resmi federasi, Selasa (4/8/2026).
Baca juga:Posisi Infantino di FIFA Digoyang, Inggris dan Wales Tarik Dukungan
Pernyataan tersebut muncul saat posisi Gianni Infantino tengah menjadi sorotan.Presiden FIFAitu menghadapi kritik dari sejumlah asosiasi sepak bola setelah mengemukakan gagasan terkait penjualan saham Piala Dunia.
Usulan tersebut memicu penolakan dari banyak anggota FIFA. Sejumlah federasi menilai pembahasan itu kurang melibatkan dialog dan transparansi.
Kritik juga muncul karena rencana tersebut dianggap tidak mempertimbangkan kepentingan suporter.
Penolakan datang dari berbagai kawasan, termasuk anggota AFC, UEFA, CONCACAF, dan CONMEBOL. Pada akhirnya, wacana tersebut tidak dilanjutkan oleh FIFA.
Di tengah polemik tersebut, dukungan terhadap pencalonan kembali Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA juga mulai berkurang.
Beberapa asosiasi anggota dilaporkan menarik dukungan mereka untuk periode kepemimpinan berikutnya.
Federasi Sepak Bola Wales menjadi salah satu pihak pertama yang menyatakan tidak lagi mendukung pencalonan Infantino. Langkah serupa juga diambil oleh Federasi Sepak Bola Inggris atau FA.
Baca juga:Rumor Calon Pengganti Gianni Infantino Sebagai Presiden FIFA, Ini Sosoknya
Pada April lalu, Infantino telah menyampaikan keinginannya untuk kembali maju dalam pemilihan Presiden FIFA untuk periode 2027-2031.
Pria asal Swiss itu pertama kali terpilih sebagai Presiden FIFA pada 2016, menggantikan Sepp Blatter. Dalam dua pemilihan sebelumnya, Infantino berhasil mempertahankan posisinya tanpa menghadapi penantang.
Namun, situasi menjelang pemilihan berikutnya mulai berubah. Sejumlah federasi kini menunjukkan sikap berbeda, sementara PSSI memilih tetap memberikan dukungan kepada Gianni Infantino dan melanjutkan kerja sama dengan FIFA untuk pengembangan sepak bola.