PSIM Yogyakarta menunjuk Risto Vidakovic sebagai pelatih kepala menggantikan Jean-Paul van Gastel. Manajemen mengungkap alasan dan tugas awal yang menanti.
Liputan6.com, Jakarta -PSIM Yogyakartamengumumkan penunjukanRisto Vidakovicsebagai pelatih kepala baru dan memperkenalkannya pada Sabtu (31/10/2026). Arsitek asal Serbia berusia 57 tahun itu datang menggantikan Jean-Paul van Gastel.
Manajer PSIM, Iksan Mahar, menyebut penunjukan Vidakovic merupakan keputusan yang lahir dari evaluasi menyeluruh terhadap kebutuhan tim saat ini.
"Keputusan ini diambil berdasarkan analisis taktis objektif sekaligus rekam jejaknya sudah teruji di iklim sepak bola Indonesia. Ia memahami bagaimana kultur, tekanan, dan gaya kompetisi di sepak bola nasional," kata Iksan.
Vidakovic bukan nama baru di kancah sepak bola nasional. Ia pernah menukangi Borneo FC dan PSS Sleman, pengalaman yang ikut menjadi pertimbangan manajemen dalam memilih nakhoda baru PSIM.
Dalam menjalankan tugasnya, Risto Vidakovic tidak bekerja sendirian. Pelatih yang pernah memperkuat Real Betis pada periode 1994 hingga 2000 itu akan didampingi Edin Prljaca sebagai asisten pelatih.
Keduanya sama-sama mengantongi lisensi UEFA Pro. Edin Prljaca juga bukan orang baru bagi Risto karena pernah menjadi asistennya di PSS Sleman dan Kuala Lumpur City FC pada musim lalu.
"Manajemen PSIM Jogja secara resmi memercayakan kursi pelatih kepala baru kepada Risto Vidakovic. Ia akan dibantu oleh asisten pelatih Edin Prljaca," ujar Iksan.
"Chemistry dan pemahaman sistem kerja sudah terbangun di antara keduanya diharapkan mampu memangkas waktu adaptasi, sehingga filosofi permainan tim bisa langsung diimplementasikan saat pertandingan," tutur Iksan.
"Ekspektasi manajemen sangat jelas. Kami menuntut jajaran pelatih baru untuk segera bekerja keras, menyatukan visi dengan seluruh pemain, dan mengembalikan konsistensi kemenangan PSIM Jogja demi mencapai target telah disepakati.
"Kami juga meminta sinergi dan dukungan tanpa henti dari Brajamusti, The Maident, serta seluruh pendukung PSIM Jogja di manapun berada hingga akhir," tutup pria berusia 34 tahun tersebut.
Tantangan langsung menunggu pelatih anyar PSIM itu. Ia diharapkan mampu membenahi performa yang belum stabil sepanjang musim berjalan.
Saat ini, Laskar Mataram berada di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan raihan dua poin dan belum sekalipun meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir.
Ujian terdekat hadir pada pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027 saat PSIM menjamu Borneo FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (1/11/2026) sore WIB.
Namun, untuk laga tersebut tim masih akan didampingi caretaker pelatih Guntur Cahyo Utomo. Risto diperkirakan baru mulai memimpin dari pinggir lapangan ketika PSIM bersua Dewa United pada pekan berikutnya.
Ikuti berita bola terbaru diSport Liputan6
Milan vs Inter Sedang Duel, Dapatkan Link Live Streaming Liga Italia