Presiden CAF Bela Infantino: Biarkan 211 Anggota FIFA yang Memutuskan

Presiden CAF Bela Infantino: Biarkan 211 Anggota FIFA yang Memutuskan

KOMPAS.com- Presiden Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF), Patrice Motsepe, menyatakan masa depan Presiden FIFA Gianni Infantino harus ditentukan melalui pemilihan FIFA tahun depan.

KOMPAS.com- Presiden Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF), Patrice Motsepe, menyatakan masa depan Presiden FIFA Gianni Infantino harus ditentukan melalui pemilihan FIFA tahun depan.

Gianni Infantinosaat ini tengah menghadapi tekanan setelah sejumlah konfederasi menyampaikan kritik terhadap kepemimpinannya.

Infantino kembali mencalonkan diri sebagaiPresiden FIFA. UEFA, AFC, dan CONCACAF sebelumnya menyatakan penolakan terbuka serta meminta Infantino mundur.

Tekanan tersebut muncul setelah upayaFIFAmendatangkan investasi swasta ke sejumlah kompetisi, termasuk Piala Dunia, tidak berjalan sesuai rencana.

Patrice Motsepememinta seluruh proses tetap mengikuti mekanisme FIFA.

Pemilihan Presiden FIFAakan digelar dalam Kongres ke-77 FIFA di Rabat, Maroko, pada 18 Maret 2027 mendatang.

"Pemilihan akan berlangsung tahun depan. Kita harus membiarkan proses itu berjalan dan membiarkan 211 anggota yang memutuskan," kata Motsepe, dilansir dariReuters, Kamis (13/8/2026).

Baca juga:India Resmi Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, Pesaing Timnas Indonesia Berkurang

Motsepe menyebut setiap kandidat memiliki kesempatan untuk maju dan menantang Infantino dalam pemilihan mendatang.

"Jika ada kandidat yang ingin menantangnya, silakan ajukan nama mereka. Itu adalah langkah yang tepat," terangPresiden CAF.

Ia juga menekankan pentingnya persatuan serta kerja sama di tengah berbagai persoalan dalam sepak bola internasional.

"Hal yang ingin saya tekankan adalah persatuan dan kerja sama."

"Bagaimana kita terus mengembangkan dan memajukan sepak bola di tengah berbagai tantangan yang ada? Kita harus menghadapi tantangan-tantangan tersebut, menyelesaikannya, dan terus melangkah maju," jelasnya.

Baca juga:Sebut Situasi Lebih Parah dari Era Blatter, FIFPRO Desak Perubahan Sistem di FIFA

Menurut Motsepe, pengawasan terhadap pemimpin organisasi tetap diperlukan.

Ia menilai setiap pejabat harus siap mempertanggungjawabkan keputusan serta tindakannya melalui prosedur resmi.

Motsepe mengatakan FIFA memiliki mekanisme untuk menangani keluhan terkait kepemimpinan organisasi.