Suara.com -KiperPersib Bandung,Teja Paku Alam, meminta rekan-rekannya mewaspadai serangan balikManila Diggersaat kedua tim bertemu pada play-off AFC Champions League (ACL) II di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (31/8/2026).
Teja menilai Manila Digger memiliki pemain dengan kecepatan yang bisa menjadi ancaman ketikaPersibkehilangan bola. Karena itu, Maung Bandung dituntut tetap disiplin saat membangun serangan.
Dikutip dari laman resmi Persib, Jumat (28/8/2026), Teja mengatakan tim pelatih telah menganalisis permainan Manila Digger melalui rekaman pertandingan.
"Mungkin mereka cepat-cepat, counter attack mereka juga bagus. Dari berapa video yang dilihatin oleh Coach Igor di meeting, ya itu sih (yang paling diantisipasi)," ungkap Teja.
Persib Bandung memiliki waktu sekitar 10 hari untuk mempersiapkan diri menghadapi Manila Digger. Teja menilai masa persiapan tersebut berjalan positif dan menjadi modal penting sebelum pertandingan.
Menurutnya, seluruh pemain mampu mengikuti program latihan yang diberikan tim pelatih dengan fokus. Intensitas latihan juga disebut berada pada level yang tinggi.
"Ya, kita menjalani sesi latihan selama 10 hari ini berjalan dengan baik, ya, dan intensitas dari latihan juga sangat bagus," jelas Teja.
Kondisi tersebut membuat Teja optimistis Persib dapat tampil maksimal dalam laga penting tersebut.
Namun, ia mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak lengah menghadapi karakter permainan Manila Digger.
Persib juga telah melakukan analisis terhadap kekuatan lawan. Dari hasil pengamatan tim pelatih, Manila Digger memiliki pemain dengan kecepatan dan kondisi fisik yang cukup baik.
Teja pun menegaskan bahwa Manila Digger bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Kecepatan pemain lawan menjadi salah satu faktor yang harus diantisipasi sepanjang pertandingan.
"Mereka tim yang bagus, mereka punya fisikal yang cepat-cepat, ya, harus kita waspadai juga itu sih," ujar Teja.