KOMPAS.com- Penjaga gawang Reza Arya Pratama datang ke Persebaya Surabaya dengan peran sebagai partner Ernando Ari.
Namun, perjalanan awalnya di klub baru justru berujung pada sebuah pencapaian istimewa, yakni gelar juaraPiala Presiden 2026.
Didatangkan pada bursa transfer musim 2026 ini,Reza Aryadiproyeksikan menjadi deputi Ernando setelahPersebayakehilangan Andika Ramadhani yang memilih melanjutkan karier bersama Persik Kediri.
Kedatangannya juga tidak lepas dari sosok Bernardo Tavares. Pelatih yang sudah mengenal kemampuannya sejak keduanya bekerja sama di PSM Makassar.
Sehingga tidak butuh waktu lama bagi pemain berusia 26 tahun itu untuk memberikan kontribusi. Ia menjadi bagian dari Persebaya yang sukses menjuarai Piala Presiden 2026.
Baca juga:Momen Tangis Bernardo Tavares Pecah di Bali, Persebaya Bekuk Persib Lewat Adu Penalti Sengit
Persebaya dipastikan juara Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Bandung melalui drama adu penalti pada final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam.
Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu normal dan tambahan waktu berakhir. Persebaya akhirnya menang 6-5 dalam babaktos-tosan.
Bagi Persebaya, keberhasilan tersebut memiliki makna besar. Trofi Piala Presiden menjadi gelar yang mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun tim, sekaligus menjadi kado istimewa menjelang usia klub yang memasuki satu abad.
“Alhamdulillah kita bisa meraih kemenangan dan penantian panjang tim Persebaya akhirnya bisa terwujud,” kata Reza Arya.
Di balik keberhasilan tim mengangkat trofi Piala Presiden 2026, Reza Arya melihat kerja keras seluruh pemain sebagai faktor utama.
Apalagi padatnya jadwal turnamen pramusim paling bergengsi itu membuat waktu pemulihan sangat terbatas.
Baca juga:Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Kalahkan Persib Lewat Adu Penalti 6-5
“Saya sangat berterima kasih pada teman-teman hari ini sangat bekerja keras karena kita tahu tidak mempunyai banyak waktu untuk istirahat. Kemarin kami tidak sempat menjalani latihan, kami cumarecoverytapi pemain sangatfight,” ujar Reza Arya.
Perjuangan tersebut akhirnya terbayar lunas lewat drama adu penalti. Ia pun menjadi salah satu bagian penting dalam keberhasilan Persebaya mengamankan trofi.
Selain itu, ada cerita menarik di balik perjalanannya bersama Piala Presiden 2026. Trofi tersebut merupakan gelar bergengsi kedua yang diraihnya bersama Bernardo Tavares.
Sebelumnya, keduanya menjadi bagian dari PSM Makassar yang menjuarai Liga 1 musim 2022-2023. Saat itu, tim beralias Juku Eja masih berada di bawah arahan pelatih berlisensi UEFA Pro itu.