Liverpoolmengalami kekalahan dalam 2 laga beruntun dalam tempo kurang dari sepekan. Ini jadi rekor buruk pertamaThe Redsdi bawah asuhanAndoni Iraola.
Kekalahan didapat Liverpool pada matchday keempatLiga Champions, Kamis (5/11/2026) dini hari WIB. Merseyside Merah dikalahkanFenerbahce3-2 di Stadion Sukru Saracoglu.
Liverpool unggul lebih dulu lewat gol Trey Nyoni, sebelum disamakan Fenerbahce via Mason Greenwood. Tim tamu kembali memimpin selepas turun minum berkat gol Alexander Isak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fenerbahce lagi-lagi bisa menyamakan kedudukan lewat gol Archie Brown. Tim tuan rumah memastikan kemenangan 3-2 dari gol sundulan Vedat Muriqi.
Kekalahan ini melanjutkan hasil buruk Liverpool di awal November 2026. Virgil van Dijk cs pada akhir pekan lalu tumbang di kandang 0-1 dari Arsenal dalam laga Premier League.
Rekor baru pun dibuat manajer anyar Liverpool Andoni Iraola. Dia untuk pertama kalinya merasakan kekalahan dalam 2 laga beruntun sejak ditunjuk melatihThe Redspada musim panas 2026.
Iraola angkat bicara soal kekalahan Liverpool dari Fenerbahce. Dia menilai timnya lemah dalam mengantisipasi bola-bola mati lawan.
Liverpool have lost back-to-back games under Andoni Iraola for the first time: 1-0 vs. Arsenal ❌ 3-2 vs. Fenerbahçe ❌ https://t.co/vUHFRJF1ob
"Alasan utama yang dapat saya temukan mengapa kami kalah dalam pertandingan ini adalah karena kami kebobolan dari tiga bola mati. Itu adalah sesuatu yang sedianya kami lakukan dengan sangat baik di liga, kami melakukannya dengan cukup baik hingga hari ini," kata Iraola usai laga Fenerbahce vs Liverpool, dilansir dariBBC.
"Kami tahu itu adalah salah satu kekuatan Fenerbahce. Kami kebobolan dari tendangan bebas, sepak pojok, dan bahkan dari lemparan jauh di akhir pertandingan," dia menambahkan.
"Gol-gol itu menyakitkan kami karena kami unggul dua kali setelah memiliki momen-momen bagus, mengendalikan permainan, menyerang, kami menemukan gol, tetapi setelah itu kami kebobolan dalam situasi di mana kami seharusnya bertahan lebih baik," ujarnya.