Pengakuan Bernardo Tavares Soal Kondisi dan PR Tim Persebaya

Pengakuan Bernardo Tavares Soal Kondisi dan PR Tim Persebaya

KOMPAS.com -Persebaya Surabaya masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah di tengah pemusatan latihan di Thailand.

KOMPAS.com -Persebaya Surabaya masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah di tengah pemusatan latihan di Thailand.

PelatihBernardo Tavaresmenilai timnya belum mencapai level kesiapan maksimal sebelum mengarungiSuper League 2026-2027.

Persebayadijadwalkan mengawali kompetisi dengan melakoni laga tandang menghadapi Bhayangkara FC pada pekan pertama di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, pada Sabtu (5/9/2026).

Baca juga:Persebaya Gelar TC di Thailand, Siapkan Tim dengan Intensitas Tinggi

Kini dengan waktu persiapan yang tersisa, ia ingin memanfaatkannya untuk menyempurnakan berbagai aspek permainan.

Ia melihat sejumlah perkembangan positif dalam permainan Persebaya selama pramusim.

Namun, masih ada beberapa aspek yang harus diperbaiki, terutama ketika tim memasuki area akhir penyerangan dan saat melakukan transisi bertahan.

“Tidak mungkin saya mengatakan 90 persen atau 80 persen. Apa yang saya lihat di sini adalah kami menunjukkan beberapa hal bagus," tuturnya.

"Kami memilikisikapbaik untuk bermain agresif, intens, menyerang ruang dan memberikan umpan untuk overlap,” ujar pelatih berlisensi UEFA Pro itu.

“Namun, ada beberapa hal yang masih bisa diperbaiki, seperti ketika menyerang area akhir. Terkadang kami terlalu banyak memainkan bola tinggi, padahal ada ruang untuk memainkan bola di bawah,” imbuhnya.

Baca juga:Persebaya Terus Berbenah, Tavares Soroti Dua Aspek

Selain penyelesaian serangan, ia juga menilai timnya masih perlu memperbaiki pilihan jalur umpan serta keseimbangan ketika memasuki fase transisi bertahan.

“Jadi jika saya menganalisis, saya tidak bisa mengatakan kami sudah 100 persen. Tetapi saya berharap kami bisa mencapai kondisi tersebut pada 5 September,” katanya lagi.

Karena itu, pelatih asal Portugal tersebut memanfaatkan masa pramusim untuk melihat kesiapan seluruh pemain.

Ia memberikan menit bermain kepada pemain yang tersedia guna mengetahui kemampuan sekaligus memahami kebutuhan tim.

“Semua pemain di bangku cadangan bermain, kecuali para penjaga gawang dan Dicky Kurniawan yang baru pulih dari cedera,” kata Bernardo Tavares.

“Semua pemain lain yang tersedia mendapatkan menit bermain. Ada yang lebih banyak, ada yang lebih sedikit, sesuai dengan performa yang mereka tunjukkan dalam latihan. Kami mencoba memberikan kesempatan kepada semuanya,” sambungnya.