Persija Jakarta memimpin prediksi juara Super League 2026 dengan peluang 42 persen.
Persib Bandung tertinggal di posisi kedua akibat adaptasi pelatih baru dan jadwal padat.
Kalkulasi statistik Footy Rankings bukan penentu akhir perebutan gelar juara musim ini.
Suara.com -Persija Jakartamulai diunggulkan dalam persaingan perebutan gelar juaraSuper League2026/2027. Berdasarkan prediksi Footy Rankings, Macan Kemayoran memiliki peluang 42 persen untuk keluar sebagai kampiun, jauh di atasPersib Bandunghanya 29 persen.
Prediksi tersebut muncul setelah enam pekan kompetisi berlangsung. Persija mampu menunjukkan performa yang cukup konsisten hingga memimpin klasemen sementara, sedangkan Persib masih berusaha mengejar ketertinggalan dari rivalnya tersebut.
Dalam unggahan di media sosial X, Footy Rankings juga memasukkan Dewa United dan Borneo FC sebagai pesaing dalam perburuan gelar. Kedua tim itu masing-masing memiliki peluang juara sebesar 11 persen.
Perbedaan persentase tersebut sejalan dengan pencapaian kedua tim di kompetisi domestik. Persija mengoleksi 15 poin dari enam pertandingan, sementara Persib Bandung baru mengumpulkan 10 poin dengan catatan tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan.
Macan Kemayoran sempat kehilangan momentum setelah takluk 2-3 dari Persita pada pekan kelima. Namun, tim asuhan Shin Tae-yong mampu merespons hasil tersebut dengan kemenangan telak 5-1 atas Arema FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (21/10/2026).
Kemenangan itu membuat Persija kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu kandidat kuat juara musim ini. Mereka kini dituntut menjaga konsistensi agar tetap berada di jalur persaingan hingga akhir kompetisi.
Sementara itu, Persib menghadapi tantangan tersendiri pada musim pertamanya bersama pelatih Igor Tolic. Maung Bandung sebelumnya berhasil menjuarai Liga 1 atau Super League selama tiga musim beruntun di bawah arahan Bojan Hodak.
Pergantian pelatih menjadi salah satu perubahan penting bagi Persib musim ini. Mereka masih perlu menemukan kestabilan permainan agar bisa kembali bersaing di papan atas dan memperkecil jarak dengan Persija.
Jadwal pertandingan yang padat juga menjadi tantangan bagi Persib. Selain berlaga di Super League, klub asal Bandung itu harus membagi fokus dengan ASEAN Club Championship dan AFC Champions League Two.
Kondisi tersebut membuat rotasi pemain dan pengelolaan kebugaran menjadi faktor penting bagi Maung Bandung. Persib harus menjaga performa di berbagai kompetisi agar tidak semakin tertinggal dalam perburuan gelar domestik.
Meski demikian, prediksi Footy Rankings bukanlah penentu hasil akhir kompetisi. Persentase tersebut hanya menggambarkan peluang berdasarkan perhitungan yang dilakukan, bukan jaminan bahwa Persija akan menjadi juara atau Persib gagal mempertahankan gelarnya.
Persija masih harus membuktikan konsistensinya sepanjang musim, sementara Persib memiliki waktu untuk memperbaiki performa.