Bangladeshtakjub betul dengan Stadion Utama Gelora Bung Karno, kandangTimnas Indonesia. Macan Bengal mengaku tak punya stadion semegah ini di negaranya.
Bangladesh bermain di SUGBK selamaFIFA ASEAN Cup 2026. Hamza Choudhury Cs sudah dua kali bertanding di Senayan saat dikalahkan Malaysia 0-3 dan disikat Singapura 0-1.
Pasukan Thomas Dooley akan melakoni partai terakhir di Grup A melawan Indonesia, selaku tuan rumah, pada Kamis (1/10). Jelang laga itu, sang pelatih memuji SUGBK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sungguh menyenangkan bermain di lapangan ini, sampai-sampai ingin tidur di sini," kata Dooley, mengutip Banglanews24.
"Stadionnya luar biasa, kami tidak punya yang seperti itu diBangladesh," pujinya.
Tak cuma stadion, Indonesia juga unggul jauh dari segi peringkat FIFA. Tim Garuda berada di peringkat 117, sementara lawannya 182.
Dooley menegaskan, Bangladesh ingin bisa bersaing menjadi lebih baik. Ia menyebut ingin masuk ke 150 besar.
"Bangladesh, yang berada di peringkat ke-181, ingin masuk ke 150 besar," tegasnya.
DiFIFA ASEAN Cup 2026,Bangladeshsudah dipastikan gagal ke final. SementaraIndonesiamasih memburu tiket ke babak puncak, masih harus bersaing dengan Malaysia dan Singapura.