KOMPAS.com- Timnas Indonesia secara mengejutkan takluk 0-3 dari Timnas Vietnam pada lanjutan Grup A Piala AFF 2026 atau ASEAN Championship 2026.
DuelTimnas Indonesiavs Vietnam yang bergulir di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026), berakhir dengan kekalahan telah skuad Garuda atas tim tamu.
Tiga gol bersarang di gawang yang dikawal Nadeo Argawinata masing-masing diukir oleh Nguyen Van Vi (6'), Nguyen Hai Long (14'), dan Nguyen Xuan Son (71').
Pakar sepak bola Asia sekaligus Editor ESPN, Gabriel Tan, menyatakan hasil tersebut sangat di luar dugaan.
Pasalnya, Indonesia datang ke pertandingan ini dengan kepercayaan diri tinggi berdasarkan hasil positif di dua laga awal Grup A serta keuntungan tampil di kandang.
Baca juga:Link Live Streaming Persebaya Vs Arema FC di Piala Presiden 2026
Gabriel juga menilai tim asuhanJohn Herdmanlebih difavoritkan untuk menang jika dilihat dari komposisi skuad yang dimiliki serta hasil di beberapa pertemuan sebelumnya.
"Saya rasa ini benar-benar hasil yang tidak terduga. Sebelum pertandingan, saya justru menilai Indonesia sedikit lebih difavoritkan untuk menang," kata Gabriel kepadaKOMPAS.comselepas pertandingan Indonesia vs Vietnam di Stadion Pakansari, Bogor.
Namun, ketika pertandingan berjalan, Vietnam berhasil memperlihatkan permainan yang jauh di atas Indonesia.
Vietnam unggul, baik dari kedisiplinan dalam transisi menyerang dan bertahan serta memanfaatkan setiap peluang dengan klinis untuk mencetak gol.
Buktinya, The Golden Star Warriors mampu unggul dua gol hanya dalam tempo 14 menit.
Baca juga:Herdman Akui Duel Vs Singapura Bakal Sulit, Indonesia Dihantui Catatan Minor
"Vietnam memulai laga dengan sangat baik. Mereka mencetak dua gol dalam 14 menit pertama dan itu langsung menempatkan mereka dalam posisi yang sangat menguntungkan," ujar Gabriel.
"Sejak saat itu, Indonesia selalu berada dalam situasi yang sulit untuk mengejar ketertinggalan," tambahnya.
Gabriel mengatakan upaya Indonesia untuk menekan di awal babak kedua sebenarnya sudah cukup baik.
Namun, skuad Garuda gagal mengonversi peluang menjadi gol dan justru malah kebobolan untuk ketiga kalinya di laga ini yang secara tidak langsung membuat laga "berakhir" sebelum peluit panjang dibunyikan.
"Memasuki awal babak kedua, Indonesia memang mencoba menekan dan kembali masuk ke dalam permainan. Akan tetapi, ketika Rafaelson mencetak gol ketiga Vietnam, pertandingan pada dasarnya sudah berakhir," ucap dia.
Baca juga:Rodri di Antara Dua Pilihan, Real Madrid atau Barcelona?